Breaking News:

Masih Banyak Pengendara Gunakan Uang Cash di Lokasi Parkir Elektronik, Ini Kata Kadishub Kota Bogor

Sejumlah pengendara masih ada yang menggunakan uang cash di lokasi parkir elektronik

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Kondisi mesin parkir elektronik di Jalan Suryakancana, Kota Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Sejak 2018 lalu Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Perhubungan Kota Bogor mulai menerapkan ujicoba parkir elektronik menggunakan mesin Tempat Parkir Elektronik (TPE).

Meski sudah berlangsung selama lebih dua tahun rupanya masih banyak pengendara yang menggunakan uang cash.

Pantauan TribunnewsBogor.com dilokasi sejumlah pengendara masih ada yang menggunakan uang cash namun ada juga beberapa pengendara yang menggunakan uang elektronik menggunakan E-Money.

Namun meski pemilik kendaraan melakukan pembayaran dengan uang cash juru parkir tetap akan melakukan taping kepada mesin TPE sebagai bentuk penerapan parkir elektronik.

Saat dikonfirmasi Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor Eko Prabowo menegaskan parkir elektronik masih tetap berjalan.

Eko mengakui bahwa masih ada pengendara yang menggunakan uang cash lantaran tidak memiliki kartu uang elektronik.

"Iya karena kadang penguna parkir enggak punya kartu untuk ngetap, jadi yang ngetap juru parkirnya," katanya, Kamis (23/9/2021).

Eko menyebut bahwa sejumlah juru parkir memiliki kartu parkir untung melakukan taping.

Sehingga nantinya ketika pengendara masuk lokasi parkir akan dilakukan taping oleh juru parkir dan sebaliknya ketika pengendara keluar parkir dan membayar dengan uang cash juru parkir pun akan melakukan taping ke mesin TPE.

"Jadi setelah ditaping oleh juru parkir itu kemudian nanti diganti dengan uang cash oleh pengendara sesuai bukti pembayaran yang tertera di mesin TPE," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved