Breaking News:

Sudah Kantongi 5 Bukti, Polisi Sulit Tangkap Pembunuh Tuti, Terungkap Penyebabnya Karena Hal Ini

polisi menyebutkan satu kendala yang dimiliki tim sehingga belum mengetahui siapa dalang pembunuhan Tuti dan Amalia.

Penulis: Uyun | Editor: Soewidia Henaldi
Youtube channel Kompas tv
Pembunuh Tuti sulit sitangkap, sudah kantongi 5 bukti, ini kendala polisi tangani pembunuhan Subang 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Sudah hampir 40 hari berlalu sejak kematian Tuti dan Amalia yang tewas dibunuh, pihak kepolisian hingga kini belum menemukan tersangka pembunuhan ibu dan anak di Subang.

Untuk mengungkap dalang di balik pembunuhan sadis ibu dan anak tersebut, Polres Subang kini mendapat bantuan dari tim Bareskrim Polri.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono membeberkan perkembangan terkini penyelidikan kasus pembunuhan Tuti dan Amalia.

Diakui Brigjen Rusdi Hartono, timnya masih berupaya keras mengumpulkan bukti.

Namun dalam waktu dekat, Brigjen Rusdi Hartono berharap sosok pelaku segera terungkap.

"Untuk kasus di Subang, penyidik terus bekerja untuk menuntaskan kasus ini. Karena memang kasus ini kompleks sekali. Bagaimana penyidik menentukan tersangka kasus ini, melalui proses," ungkap Brigjen Rusdi Hartono dilansir pada Jumat (24/9/2021).

Meski begitu, polisi menyebutkan satu kendala yang dimiliki tim sehingga belum mengetahui siapa dalang pembunuhan Tuti dan Amalia.

Kendala tersebut adalah lantaran tidak adanya saksi yang melihat langsung kejadian pembunuhan tersebut.

"Masalahnya ini kompleks sekali. Terutama adalah tidak ada saksi yang melihat kejadian itu sendiri.

Sehingga bagaimana Polri mengungkap kasus ini dengan melakukan olah TKP, mencari bukti-bukti. Dari bukti itu yang nanti diteliti sehingga penyidik bisa mengungkap kasus ini," ungkap Brigjen Rusdi Hartono.

Baca juga: Lewat Satu Bulan, Ternyata Ini Penyebab Polisi Sulit Ungkap Kasus Pembunuhan Subang : Kasus Komplek

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved