Breaking News:

Anggaran Belanja Kabupaten Bogor 2021 Capai Rp 8,9 Triliun, Masih Ada Defisit

Pemkab Bogor bersama DPRD Kabupaten Bogor telah menyepakati anggaran belanja daerah yang ditargetkan sebesar Rp 8,9 Triliun.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Istimewa/Pemkab Bogor
Perubahan Kebijakan Umum APBD dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara tahun 2021 yang ditandatangani Wakil Bupati Bogor dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor di Cibinong, Sabtu (25/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Pemkab Bogor bersama DPRD Kabupaten Bogor telah menyepakati anggaran belanja daerah yang ditargetkan sebesar Rp 8,9 Triliun.

Hal itu disepakati dalam Perubahan Kebijakan Umum APBD dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara tahun 2021 yang ditandatangani Wakil Bupati Bogor dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor di Cibinong, Sabtu (25/9/2021).

Dalam perubahan APBD 2021 ini, selain anggaran belanja Rp 8,9 Triliun, juga disetujui pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp 7,7 Triliun.

Terdapat defisit belanja sebesar Rp 1,1 Triliun disebabkan kebutuhan belanja daerah yang melampaui pendapatan daerah.

Selanjutnya, pembiayaan daerah ditargetkan sebesar Rp 376 Miliar.

Masih terdapat defisit antara pendapatan dan belanja daerah yang belum tertutupi oleh pembiayaan netto sebesar Rp 794 Miliar.

"Untuk itu dalam RAPBDP 2021, saya harap kita dapat bersama berupaya mencari solusi untuk menutup defisit anggaran dari pembiayaan netto ini, agar memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan dalam PP Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah,” kata Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan.

Iwan pun meminta kepada seluruh kepala perangkat daerah untuk melaksanakan program dan kegiatan sesuai dengan koridor yang sudah disepakati agar dapat berjalan dengan baik dan tepat waktu.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved