Breaking News:

Dorong ASN Kelola Aset Dengan Baik, Bima Arya Sampaikan Tiga Poin Penting

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Bagian Hukum dan HAM Setda Kota Bogor menggelar webinar Pengamanan Aset Pemkot Bogor secara zoom meeting.

Istimewa/Pemkot Bogor
Wali Kota Bogor, Bima Arya Dorong ASN Kelola Aset Dengan Baik 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Bagian Hukum dan HAM Setda Kota Bogor menggelar webinar Pengamanan Aset Pemkot Bogor secara zoom meeting, Senin (27/9/2021). Webinar dibuka Wali Kota Bogor, Bima Arya didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah.

"Saya melihat persoalan paling mendasar dari birokrasi yakni terkait memahami, mengerti, melaksanakan dan menjalankan konsepsi hak dan kewajiban," ujar Bima Arya.

Wali Kota mengatakan, keseimbangan antara hak dan kewajiban ini saling mempengaruhi tidak saja terkait kinerja, namun cara pandang, perspektif dan perilaku semua.

Pasalnya, masih banyak dari ASN yang mendahului haknya dibanding kewajibannya atau belum sepenuhnya memahami konsepsi hak kewajiban ini merupakan filosofi mendasar bagi ASN saat menjalankan kewajiban dan tugas-tugasnya.

"Pengelolaan aset pemerintah jadi indikator yang utama sejauh mana, kita memahami hak dan kewajiban," terangnya.

Bima Arya menuturkan, dalam pengelolaan aset terdapat tiga dimensi. Dimensi pertama, batasan antara hak dan kewajiban. Jika sudah terbiasa dan sadar mana hak dan kewajiban, dapat mengikis praktik korupsi dan praktik yang bertentangan dengan prinsip pemerintah bersih dan melayani.

Kedua, lanjutnya, yakni aspek administrasi dan pencatatan. Jika sudah terbiasa menaati semua aturan, menata administrasi secara tertib dan rapi. Mengelola aset secara tertib juga maka sekalipun ada rotasi, mutasi, promosi rutin, bukan membuat kewajiban-kewajiban jadi terabaikan, terutama dalam melakukan pengelolaan dan pencatatan aset.

"Ketiga, terkait memaksimalkan potensi daerah yang ujung-ujungnya akan berdampak pada kesejahteraan rakyat dan target-target pencapaian APBD kita. Aset-aset yang dikelola dengan baik dan tertib administrasi akan meningkatkan kesejahteraan melalui peningkatan PAD dan pengelolaan aset secara maksimal," tegasnya.

Ia menyoroti, masih adanya aset-aset yang tidak dikelola secara maksimal sehingga hilang dari radar, tidak termanfaatkan bahkan dikuasai. Padahal, jika mau membangun sistem yang rapi hal ini bisa dihindari. Ia pun mendorong BKAD agar melakukan digitalisasi aset sehingga bisa membangun transparansi dan merapikan administrasi.

"Saya kira sangat banyak aset-aset di lingkungan Pemkot Bogor. Ada yang tercatat dan dimaksimalkan pengelolaannya, tercatat namun tidak dimaksimalkan pengelolaannya dan yang paling bahaya tidak tercatat padahal secara historis maupun legal, kita memiliki hak atas itu," tegasnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved