Breaking News:

Sulit Dapat Pelayanan Kesehatan, Warga Sukamakmur Bogor Pilih Berobat ke Cianjur Lewati Jalan Rusak

Bukan tanpa sebab, hal ini terjadi karena mereka sulit mendapatkan pelayanan kesehatan di daerahnya sendiri karena jarak tempuh yang jauh.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Kondisi jalan di Jalur Puncak 2 perbatasan antara wilayah Sukamakmur Kabupaten Bogor dan Cipanas Kabupaten Cianjur, Sabtu (25/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, SUKAMAKMUR - Warga Sukamakmur, Kabupaten Bogor lebih banyak memilih berobat ke rumah sakit di wilayah Kabupaten Cianjur dibanding rumah sakit di daerahnya sendiri.

Bukan tanpa sebab, hal ini terjadi karena mereka sulit mendapatkan pelayanan kesehatan di daerahnya sendiri karena jarak tempuh yang jauh.

Hal ini diakui oleh Kepala Desa Wargajaya, Ooy Tamami saat menyambut kunjungan Forkopimda Kabupaten Bogor ke Sukamakmur, Sabtu (25/9/2021).

"Kalau ke rumah sakit kebanyakan menggunakan rumah sakit yang di wilayah Kabupaten Cianjur. Terutama rumah sakit di Cimacan," kata Ooy Tamami kepada wartawan.

Dia menjelaskan bahwa di Kecamatan Sukamakmur sedikitnya ada beberapa desa yang dekat dengan Cianjur, yakni Desa Sukawangi, Wargajaya, Cibadak, Sukamakmur, Sukamulya, Sirnajaya dan Sukaharja.

Menggunakan mobil siaga desa karena tak ada angkutan umum, warga lebih memilih melewati Jalur Puncak 2 melewati perbukitan.

Kondisinya pun berupa jalan berbatu yang sebagian berlapis tanah sehingga kerap berlumpur ketika masuk musim penghujan.

"Kalau ke Kabupaten Bogor ada, di wilayah Jonggol di RSUD Cileungsi. Dibanding ke Cileungsi, terdekat ke Cimacan. Kalau ke Jonggol kurang lebih 2 jam, kalo ke sini (Cimacan) 1 jam," kata Ooy.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved