Breaking News:

Tiba-tiba Dipukul Saat Sedang Kumpul, Mahasiswa UIKA Bogor Polisikan Seniornya

Pelaporan dilakukan lantaran mahasiswa semester 5 dari Jurusan Pendidikan Agama Islam itu diduga dianiaya dengan cara dipukul oleh IY pada Sabtu

Editor: Ardhi Sanjaya
Ist
Mahasiswa Ibn Khaldun korban didampingi kuasa hukum dari Kantor Hukum Sembilan Bintang and Partner membuat laporan kepada Polresta Bogor Kota atas dugaan tindak penganiayaan 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Seorang mahasiswa UIKA Bogor berinisial, FMQ melaporkan seniornya sendiri, IY ke Polresta Bogor Kota.

Pelaporan dilakukan lantaran mahasiswa semester 5 dari Jurusan Pendidikan Agama Islam itu diduga dianiaya dengan cara dipukul oleh IY pada Sabtu (25/9/2021).

FMQ mengaku saat itu bersama rekan-rekannya tengah berkumpul sembari diskusi.

Namun tiba-tiba saja kata korban, IY yang merupakan mahasiswa semester 9 dari Jurusan Teknik Sipil mengampirinya dan langsung mengayunkan pukulan tepat di bagian muka.

“Saya lagi kumpulan sama rekan-rekan tiba-tiba dia datang sambil teriak mencari anjing. Lalu secara tiba-tiba saya dipukul pelaku tanpa alasan yang jelas,” kata FMQ.

Atas kejadian tersebut, korban didampingi kuasa hukum dari Kantor Hukum Sembilan Bintang and Partner membuat laporan di Polresta Bogor Kota atas dugaan tindak penganiayaan.

Sementara itu, Kuasa Hukum FMQ dari Kantor Hukum Sembilan Bintang and Partner R, Anggi Triana Ismail mengatakan tindaka pelaku sangat mencoreng nama baik kampus.

“Apalagi saat penganiayaan terjadi momennya pihak Universitas Ibn Khaldun sedang melakukan kegiatan ospek. Tentunya ini sangat mencoreng nama baik Universitas Ibn Khaldun Bogor yang dikenal sebagai salah satu kampus swasta Islam ternama di Bogor,” katanya.

Atas penganiayaan tersebut, korban mengalami luka memar di bagian wajah dan telinga belakang.

Adapun kejadian ini sudah dilaporkan ke aparat kepolisian sesuai dengan laporan polisi LP/B/728/IX/2021/SPKT/POLRESTA BOGOR KOTA/POLDA JABAR pada Minggu 26 September 2021 kemarin. Merujuk Pasal 351 Juncto 352 KUHP.

“Saat ini kasus penganiyaan ini sedang kami tangani dan sedang berproses sesuai prosedur hukum yang berlaku,” katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved