Dipecat PSI Karena Langgar Ganjil Genap dan Dituduh Gelembungkan Dana Reses, Ini Sosok Viani Limardi

Ini sosok Viani Limardi, anggoata DPRD DKI yang dipecat PSI karena langgar ganjil genap dan dituding gelembungkan dana reses.

Kolase Facebook Viani Limardi
Viani Limardi, Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI yang dipecat karena langgar ganjil genap. 

Dilansir dari Kompas.com,  Viani menceritakan awal ketertarikannya terjun ke dunia politik.

Jalannya tidak mudah karena Viani harus menghadapi pergulatan batin sebelum memutuskan terjun ke politik.

Awalnya, wanita kelahiran 1985 itu mengaku hanya membantu kepengurusan PSI di bagian hukum sejak tahun 2016.

Hingga pada Agustus 2017, Viani mendapat tawaran dari PSI untuk menjadi calon legislatif (Caleg) DPR RI.

Namun, ia menolak tawaran tersebut karena ia masih belum memiliki ketertarikan bergelut di dunia politik.

"Aku ditawari sama partai (PSI) untuk maju sebagai caleg DPR RI Jawa Timur. Tapi, aku menolak karena memang dari dulu aku anti politik," kata Viani.

Kagum pada Ahok dan keputusan menjadi caleg

Keputusan Viani pun berubah setelah dirinya bertemu dengan seorang pemulung di kawasan Jalan Merdeka Barat pada tahun 2018.

Kala itu, pemulung itu menyampaikan keluhannya yang sulit mencari rezeki di Jakarta.

Bahkan, pemulung itu hanya mampu makan sekali dalam sehari.

Kenyataan itu seakan membuka mata Viani tentang kondisi masyarakat Jakarta.

Ia tak menyangka masih ada sejumlah masyarakat Jakarta yang kesulitan mencari nafkah.

Padahal, menurut Viani, Jakarta adalah Ibu Kota negara Indonesia yang menjadi pusat perekonomian.

"Saat itu aku kaget, ini Jakarta loh, selama ibu aku berpikir kalau orang susah mencari makan itu sebagian besar ada di luar Pulau jawa. Waktu itu aku hanya berpikir untuk mencari pertolongan, masa kondisi Jakarta seperti ini," ungkapnya.

Baca juga: Disebut Ingin Jatuhkan Anies Baswedan Lewat Kritik, Kader PSI Bantah : Siapa yang Menyatakan Itu?

Baca juga: Anggap Anies Tak Pantas Jadi Presiden 2024, Istri Santai Giring Ramai Dibully : Aku Selalu Support

Kala itu, orang pertama yang terlintas di pikiran Viani adalah Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved