Breaking News:

Alat Berat di Sentul Disebut Bergerak Lagi, Tim Kuasa Hukum Bilang Warga Bojongkoneng Sudah Stand By

Nafirdo Ricky seusai menyambangi Kantor BPN Kabupaten Bogor di Cibinong, Kamis (30/9/2021).

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Sejumlah alat berat terpantau melakukan pengerukan tanah di area lahan yang tak jauh dari perbatasan lahan Rocky Gerung yang terancam digusur PT. Sentul City di kawasan Sentul, Desa Bojongkoneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Rabu (15/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Alat berat di sekitar rumah Rocky Gerung di kawasan Sentul, Desa Bojongkoneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor disebut-sebut kembali mulai bergerak.

Hal ini dikatakan Tim Kuasa Hukum Rocky Gerung dan Warga Bojongkoneng, Nafirdo Ricky seusai menyambangi Kantor BPN Kabupaten Bogor di Cibinong, Kamis (30/9/2021).

Pergerakan alat berat ini dia sebut kembali terjadi setelah sempat berhenti pasca Rocky Gerung menggelar jumpa pers di Sentul beberapa waktu lalu.

Nafirdo mengatakan bahwa awalnya dia berencana mendatangi Kantor BPN bersama warga namun dibatalkan karena hal tersebut.

"Kenapa hari ini gak ada warga, kami mengundang warga, tapi warga stand by di sana (Bojongkoneng) karena alat berat Sentul City mulai gerak lagi," kata Nafirdo Ricky kepada wartawan.

Dia menjelaskan bahwa kedatangannya ke Kantor BPN pun hanya diwakili beberapa orang Tim Kuasa Hukum.

Sementara warga yang tak terima SHGB Sentul City bertahan di Sentul karena tak ingin digusur.

"Kuasa hukum datang ke sini, warga menjaga di sana supaya tidak digusur hari ini. Makanya saya harus melakukan koordinasi dengan BPN Bogor supaya BPN Bogor tahu bahwa di lapangan masih ada penggusuran yang harusnya setop dulu karena kita masih proses hukum," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Tim kuasa hukum Rocky Gerung mendatangi Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor di Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Kamis (30/9/2021).

"Hari ini mendatangi Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor, ingin meminta penjelasan terkait surat kami yang telah kami masukan pada 16 September," kata salah satu kuasa hukum, Nafirdo Ricky kepada wartawan.

Surat tersebut, kata Firdo, berisi terkait permohonan audiensi terkait penyelesaian sengketa lahan antara PT Sentul City dan Rocky Gerung beserta warga.

"Sebetulnya kami tadi belum melaksanakan audiensi. Kami meminta kejelasan kapan akan dilakukan audiensi tersebut. Kita lihat tadi mereka gak bisa jawab kapan akan dilaksanakan, cuma yang bisa mereka berikan adalah, kasus ini sudah menjadi atensi yang mana akan segera dilakukan audiensi oleh BPN Kabupaten Bogor," ungkapnya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved