Breaking News:

Masuk Masa Peralihan, BMKG Citeko Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem

Memasuki masa peralihan cuaca, kawasan puncak dan sekitarnya diprediksi akan mengalami kenaikan intensitas curah hujan.

TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Ilustrasi hujan 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CISARUA – Memasuki masa peralihan cuaca, kawasan puncak dan sekitarnya diprediksi akan mengalami kenaikan intensitas curah hujan.

Stasiun Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Citeko memprediksi kawasan puncak akan terus mengalami kenaikan intensitas curah hujan disebabkan karena fenomena global saat ini.

“Jadi, untuk tahun ini memang kemarau nya lebih pendek daripada biasanya. Hal tersebut masih dalam pengaruh La Nina. Hal ini merupakan tipikal peralihan dari musim kemarau ke musim hujan,” ucap Fatuhri kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (30/9/2021).

Lebih jelas ia mengatakan, fenomena tersebut mengakibatkan kenaikan intensitas curah hujan yang sangat tinggi karena musim hujannya cenderung lebih banyak.

Kondisi tersebut menurut BMKG wajib diwaspadai bagi sebagian jalur yang berada di Puncak Cisarua, Kabupaten Bogor.

“Puncak dan sekitarnya memang belakangan ini ya hujannya boleh dikatakan tidak terlalu tinggi tapi intensitas hariannya boleh dikatakan hampir setiap hari ada hujan. Hal tersebut bisa menyebabkan faktor kelembapan tanah di kawasan puncak menjadi tidak stabil dan menaiknya intensitas kecepatan angin,” tambahnya.

Faktor tersebut menyebabkan daerah puncak dan sekitarnya dapat dikatakan sebagai rawan bencana.

Kendati demikian, Fatuhri meghimbau agar terus waspada dalam menghadapi musim peralihan ini.

“Harus tetap berhati-hati dan waspada. Khususnya yang hendak berwisata ke puncak dan sekitarnya. Karena kapan saja tidak harus sesuai prediksi, hujan dan intensitas angin kencang lainnya bisa terjadi,” tandas ia.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved