Breaking News:

Polres Bogor Bekuk Wartawan Gadungan yang Peras Warga, Bupati Ade Yasin Beri Apresiasi

Ade berharap pengungkapan kasus wartawan gadungan yang peras warga hingga ratusan juta Rupiah ini jadi perhatian supaya tidak ada lagi ke depan.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Bupati Bogor Ade Yasin saat ditemui wartawan di sela-sela kesibukannya di Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (14/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CILEUNGSI - Bupati Bogor Ade Yasin mengapresiasi Polres Bogor dan Polsek Cileungsi yang telah membekuk wartawan gadungan atau bodrek yang meresahkan masyarakat.

"Apresiasi buat Pak Kapolres dan Pak Kapolsek atas terbongkarnya kasus pemerasan ini," kata Ade Yasin saat menghadiri jumpa pers di Mapolsek Cileungsi, Sabtu (2/10/2021).

Ade berharap pengungkapan kasus wartawan gadungan yang peras warga hingga ratusan juta Rupiah ini jadi perhatian supaya tidak ada lagi ke depan.

Ade meminta kepada masyarakat untuk melapor ke polisi jika mendapati adanya oknum wartawan yang memeras uang.

"Melapor kalau ada kejadian seperti ini, karena pasti akan diproses," kata Ade.

Diketahui, Kepolisian Polsek Cileungsi telah membekuk dua wartawan gadungan yang peras korbannya sampai ratusan juta Rupiah.

Kapolres Bogor, AKBP Harun saat jumpa pers pengungkapan kasus wartawan gadung atau bodrek yang melakukan pemerasan di Mapolsek Cileungsi, Kabupaten Bogor, Sabtu (2/10/2021).
Kapolres Bogor, AKBP Harun saat jumpa pers pengungkapan kasus wartawan gadung atau bodrek yang melakukan pemerasan di Mapolsek Cileungsi, Kabupaten Bogor, Sabtu (2/10/2021). (Humas Polres Bogor)

Kapolres Bogor AKBP Harun mengatakan sebanyak tiga wartawan gadungan lainnya masuk Daftar Pencarioan Orang (DPO) atau buron.

"Berinisal JS dan JN, ada dua tersangka yang kita tangkap. Sedangkan 3 tersangka lainnya masih DPO yaitu FS, FBS, FS. Semuanya warga Bekasi," kata AKBP Harun dalam jumpa pers di Polsek Cileungsi, Sabtu (2/10/2021).

Modusnya, para tersangka ini mengawasi korban dan mencari kesalahan korban, kemudian korban diancam dan diperas.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved