Breaking News:

Kronologi Pengrusakan Kantor Desa Bojong Koneng Bogor Versi Polisi, Massa Capai 50 Orang

Harun menjelaskan, kejadian ini diawali dari adanya pihak PT. Sentul City yang hendak melaksanakan pengolahan lahan di tanah milik Sentul City di wila

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Kantor Desa Bojongkoneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor diamuk sejumlah orang, Sabtu (2/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Kantor Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor rusak setelah diamuk massa pada Sabtu (2/10/2021).

Perkara ini pun kini ditangani dan tengah diselidiki oleh kepolisiam Polres Bogor.

Kapolres Bogor AKBP Harun menerangkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB melibatkan puluhan orang.

"Benar, terjadi pengrusakan di Kantor Desa Bojong Koneng pada tanggal 2 Oktober 2021 sekitar pukul 10.30 WIB. Itu kurang lebih ada 50 orang yang datang ke kantor desa," kata AKBP Harun kepada wartawan, Senin (4/10/2021).

Harun menjelaskan, kejadian ini diawali dari adanya pihak PT. Sentul City yang hendak melaksanakan pengolahan lahan di tanah milik Sentul City di wilayah RT 01/11, Desa Bojong Koneng.

Namun, kata Harun, ada beberapa warga yang bukan dari RW tersebut yang melakukan provokasi terhadap massa sehingga masyarakat ini mau melaksanakan demo atau unjuk rasa terhadap pengolahan lahan yang dilakukan Sentul City tersebut.

"Sehingga kemudian yang memprovokasi ini mengarahkan ke kantor desa dan terjadi kejadian pengrusakan tersebut," terang Harun.

Dia menuturkan, saat ini pihaknya masih belum menetapkan adanya tersangka dari kasus pengrusakan kantor desa ini.

"Kita masih dalam tahap penyelidikan, insya Allah nanti akan perjelas lebih lanjut lagi terkait dengan perkara pengrusakan ini," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved