Breaking News:

Wakil Wali Kota Bogor Kenalkan Aplikasi Sipacar di Rusunawa

Aplikasi Sipacar ini dikenalkan oleh Wakil Wali Kota Bogor di Rusunawa Menteng kepada penghuni rusun, Senin (410/2021).

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim memperkenalkan aplikasi sipacar dengan mencoba melakukan transasko mengginakan aplikasi sipacar berbasis Qris. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR BARAT - Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim memperkenalkan aplikasi Sipacar (Sistem informasi dan pembayaran cara anyar) berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang diluncurkan oleh Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) Kota Bogor melalui UPTD Rusunawa.

Seperti diketahui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) adalah standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.

Aplikasi Sipacar ini dikenalkan oleh Wakil Wali Kota Bogor di Rusunawa Menteng kepada penghuni rusun, Senin (410/2021).

Dedie mengatakan aplikasi Sipacar ini merupakan satu terobosan dan inovasi dari Dinas Perumkim dan Bapenda Kota Bogor dalam rangka mengurangi transaksi yang sifatnya fisik.

"Dengan aplikasi Sipacar ini, penghuni rusunawa tidak perlu ketemu dengan petugas dalam melakukan pembayaran sewa rusunawa," katanya

Dengan adanya transaksi online ini  lanjut Dedie, transparansi biaya bisa tercapai.

Karena dengan adanya aplikasi ini penghuni bisa membayar langsung dengan menggunakan aplikasi sehingga dapat mempermudah untuk melakukan transksi pembayaran sewa.

Dilokasi yang sama Kepala Dinas Perumkim Kota Bogor Juniarti Estiningsih menuturkan, bahwa program Sipacar ini sudah direncanakan oleh UPTD Rusunawa.

"Sehingga aplikasi Sipacar ini bisa cepat dilaunching untuk memudahkan pembayaran penghuni rusunawa di Kota Bogor," ucap Esti didampingi Kepala UPTD Rusnawa Ilham Gunawan.

Mantan Camat Bogor Barat ini menjelaskan jika penghuni rusunawa tidak memiliki gadget, penghuni tersebut bisa langsung ke call center dan akan dibantu oleh customer service untuk melakukan pembayaran.

"Meski sudah menggunakan aplikasi ini tetap ada perugas custumer service dan call senter yang akan membimbing karena ini baru sehingga perlu sosialisasi dan merubah kebiasaan yang semula cash menjadi online," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved