Breaking News:

Hari Ke-3 Sekolah Tatap Muka, Puluhan Pelajar di Kota Bogor Ikut Apel Prokes

Puluhan pelajar tersebut mengikuti apel sadar protokol kesehatan yang diinisiasi oleh Polresta Bogor Kota dan Satgas Covid-19 Kota Bogor

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
    Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim dan Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purno Condro memberikan arahan dan nasihat kepada para siswa usai apel sadar protokol kesehatan di Mako Polresta Bogor Kota. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Hari ketiga Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di Kota Bogor puluhan siswa siswi SMP dan SMA dikumpulkan di Mako Polresta Bogor Kota, Jalan Kapten Muslihat Kota Bogor, Rabu (6/10/2021).

Puluhan pelajar tersebut mengikuti apel sadar protokol kesehatan yang diinisiasi oleh Polresta Bogor Kota dan Satgas Covid-19 Kota Bogor

Dalam apel itu juga diikuti jajaran TNI-Polri, Satgas Covid-19 sekolah Satgas Pelajar dan Pemkot Bogor.

Pada kesempatan itu Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim dan Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo memberikan pengarahan kepada siswa untuk saling mengingatkan akan protokol kesehatan dan menghindari main main dan keluyuran serta nongkrong-nongkrong sepulang sekolah.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan apel itu dilakukan dalam rangka proaktif protokol kesehatan untuk menghadapi PTM terbatas.

"Agar ini tidak menjadi klaster baru, kami memonitor jangan sampai disekolah prokes ada SOP dan sebagainya begitu dia pulang sekolah berkerumun dan sebagainya kenanya di luar yang disalahkan PTMnya," ujarnya.

Untuk itu kata Susatyo Satgas Covid-19  komitmen terhadap anak anak pelajar agar bisa bersekolah selayaknya pelajar dengan tidak menggunakan daring sehingga para pelajar bisa mengikuti pembelajaran pembentukan karakter disiplin dan mengenal teman serta gurunya disekolah.

"Kita berharap ini benar benar bisa menjadi solusi agar menjadi protokol kesehatan diluar lingkungan sekolah selain ada pengawas bagi para sekolah yang juga secara rutin akan mengecek," ujarnya.

Dilokasi yang sama Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan bahwa pada pembukaan PTM ini Pemkot Bogor menerima banyak pengajuan dari sekolah untuk bisa melakikan sekolah tatap muka.

Namun kata Dedir semua yang menfajukan oerlu diverifikasi terkait keseiapannya seuai SOP yang ada dan aturan SKB 4 menteri.

"Jadi semua harus disiapkan teknisnya aturannya dan SOPnya jadi tidak hanya perangkat sarana prasarana terkait dengan pembelajaran Tatap Muka tapi keseluruhan," katanya.

Selajutnya kata Dedie yang menjadi fokus saat ini adalah vaksinasi yang secepat mungkin harus dilakukan kepada yang belum melaksanakan vaksin.

Untuk itu kata Dedie dalam oelaksanaan sekolah tatap muka yang diprioritaskan adalah mereka yang sudah divaksinasi

"Iya yaang harus dipastikan ada beberapa siswa yang mungkin belum di vaksin dan itu harus kita prioritaskan divaksin terlebih dahulu terutama untuk mereka yang bukan warga ber - KTP Kota Bogor, jadi saat ini dari pemerintah Kota Bogor dibantu TNI dan Polri membuka kesempatan seluas luasnya kepada pelajar termasuk guru dan stakeholder di sekolah itu untuk bisa segera di vaksin," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved