Breaking News:

KRONOLOGI Tawuran Pelajar di Bogor, Siswa SMA Tewas Kena Bacok, Luka Korban Mengerikan

Insiden tawuran sesama pelajar ini terjadi Jalan Palupuh Raya, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

Penulis: Damanhuri | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
suasana dilokasi saat korban dievakuasi ke mobil ambulans 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR UTARA -- Seorang siswa SMA di Bogor tewas menjadi korban tawuran pelajar.

Korban tewas yakni RM, remaja berusia 17 tahun asal Kota Bogor, Jawa Barat.

Korban menderita luka cukup serius akibat sabetan senjata tajam saat terjadi tawuran pada Rabu (6/7/2021) malam.

Insiden tawuran sesama pelajar ini terjadi Jalan Palupuh Raya, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

"Iya benar, kejadiannya malam tadi pukul 22.30 WIB," Camat Bogor Utara Marse Hendra Saputra, kamis (7/10/2021).

TONTON JUGA:

Baca juga: Telan Korban Jiwa, Polisi Ringkus 2 Pelaku Tawuran Pelajar di Kota Bogor

Baca juga: Bukti dan Petunjuk yang Dikantongi Polisi Menguak Misteri Kasus Pembunuhan Subang

Baca juga: Curhat Istri Muda Yosef Dituding Sewa Pembunuh untuk Habisi Tuti, Mimin Sedih : Kok Saya Dipojokan

Pelaku tewas dilokasi kejadian dalam kondisi bersimbah darah.

Bahkan, luka yang dialami pelaku cukup mengerikan akibat senjata tajam.

Korban menderita luka sayatan senjata tajam yang cukup parah dibagian kepalanya.

Mendapat laporan tersebut, polisi langsung mendatangi lokasi kejadian dan mengevakuasi jasad korban.

Kronologi

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengurai kronologi insiden tawuran yang menelan nyawa seorang pelajar di Kota Bogor.

Ia menjelaskan, kejadian itu berawal saat korban RM sedang nongkrong bersama teman-temannya di Jalan Palupuh Raya.

Kemudian, pelaku datang menggunakan sepeda motor.

Baca juga: Curhat Pilu Yosef Dituduh Sebagai Pelaku Pembunuh Tuti & Amalia, Tahan Tangis: Orang Enggak Percaya

Baca juga: Ditangkap Polisi, Pelaku Tawuran Pelajar di Bogor Terancam 15 Tahun Penjara

Pelaku Tawuran Pelajar di Kota Bogor yang tewaskan seorang siswa saat dihadirkan polisi, Kamis (7/10/2021)
Pelaku Tawuran Pelajar di Kota Bogor yang tewaskan seorang siswa saat dihadirkan polisi, Kamis (7/10/2021) (istimewa)

Saat itu, korban dan pelaku sempat terlibat adu mulut sebelum terjadi penganiayaan berujung kematian.

Kemudian, korban disabet oleh pelaku menggunakan senjata tajam.

"Korban luka pada bagian kepala dan punggung," ujar Susatyo, Kamis (7/10/2021).

Pelaku Ditangkap

Polisi berhasil meringkus pelaku tawuran pelajar yang mengakibatkan seorang pelajar di Kota Bogor berinisial RM (17) tewas.

Pelaku yakni berinisial RA (18) dan ML (17) yang kini sudah diamankan di Mapolresta Bogor Kota.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menjelaskan, para pelaku berhasil diamankan setelah pihaknya menggali sejumlah keterangan saksi di lokasi kejadian.

“Total saksi yang diperiksa ada 10 orang, mereka teman-teman korban," kata dia saat rilis kasus tawuran di Taman Corat-coret, Kota Bogor, Kamis (7/10/2021).

Ia melanjutkan, pihaknya juga mengamankan barang bukti senjata tajam berupa celurit dan golok yang diduga digunakan pelaku untuk tawuran.

Baca juga: 45 Hari Dimakamkan, Begini Kondisi Jasad Tuti dan Amalia, Tukang Gali Kubur Ungkap Kesaksian

Baca juga: Pembunuh Tuti dan Amel Masih Berkeliaran, Istri Yoris Ketakutan Suami Jadi Korban Selanjutnya

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro saat rilis kasus tawuran yang mengakibatkan seorang pelajar tewas, Kamis (7/10/2021)
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro saat rilis kasus tawuran yang mengakibatkan seorang pelajar tewas, Kamis (7/10/2021) (TribunnewsBogor.com/Reynaldi Andrian Pamungkas)

Barang Bukti

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dalam insiden tawuran pelajar yang meregang nyawa di Kota Bogor tersebut.

Dari hasi penangkapan itu polisi mengamankan barangbukti sebilah celurit yang digunakan pelaku dan satu sepeda motor yang diduga digunakan untuk mengejar korban.

Selain mengamankan senjata tajam yang digunakan pelaku polisi juga mengamankan senjata tajam yang disembunyikan oleh para pelaku tauran.

"Penggeledahan di sekitar lokasi penangkapan ditemukan kurang banyak 6 sajam, ini memang sudah disiapkan, tentunya hal ini membuat kita prihatin bahwa aksi kekerasan itu terjadi," ujar Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro.

Atas perbuatannya pelaku akan dikenakan pasal 80 uu perlindungan anak itu dengan ancaman 15 tahun penjara.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved