Breaking News:

APBD 2021 Kabupaten Bogor Defisit, Anggota DPRD Tetap Kunjungan Kerja ke Bali

Meski anggaran belanja APBD 2021 Kabupaten Bogor dipangkas karena defisit, anggota DPRD Kabupaten Bogor tetap melaksanakan kunjungan kerja

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Gedung DPRD Kabupaten Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Meski anggaran belanja APBD 2021 Kabupaten Bogor dipangkas karena defisit, anggota DPRD Kabupaten Bogor tetap melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke luar daerah yakni ke Bali.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bogor, Leo Hananto Wibowo membenarkan kunker ini yakni dari rombongan legislator Komisi II.

Mereka melakukan perjalanan dinas ke Kota Denpasar, Bali sejak Rabu (6/10/2021) lalu hingga Jumat (8/10/2021).

"Tujuan kita ke Bali kita mau lihat terkait penanganan Covid-19," kata Leo Hananto Wibowo kepada wartawan.

Dia menjelaskan bahwa pihaknya kunker ke Pulau Dewata untuk melihat penanganan dampak pandemi Covid-19 pada sektor pariwisata.

"Bali hancur lebur ekonominya. Kita juga di Bogor penurunan ekonominya lumayan parah," katanya.

Diketahui, para anggota dewan dari Komisi I dan III juga ikut melakukan perjalanan dinas ke Bali ini namun dengan tujuan wilayah yang berbeda-beda.

Diberitakan sebelumnya, dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Bogor pada Senin (27/9/2021) lalu disebutkan bahwa defisit dalam rancangan perubahan APBD 2021 Kabupaten Bogor mencapai Rp 794 Miliar.

Defisit anggaran ini adalah selisih dimana belanja atau pengeluaran lebih besar dibanding penerimaan atau pendapatan.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Muhamad Romli mengatakan bahwa karena defisitnya tinggi maka pihaknya bersama Pemkab Bogor akan memangkas anggaran pengeluaran atau belanja.

Seperti efisiensi pada perjalanan dinas, belanja ATK, belanja cetakan, belanja penggandaan, belanja makan minum dan belanja operasional aparatur yang lainnya.

“Dalam pembahasan nanti, kita akan melihat dari masing-masing SKPD, anggaran kegiatan yang tidak urgent maka akan kita drop untuk menutupi defisit. Sehingga harapannya angka defisitnya menjadi nol,” kata Muhamad Romli.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved