Breaking News:

IPB University

Pakar IPB University Tegaskan Ekonomi Berbasis Kearifan Lokal Akan Berkembang Pesat

Selaras dengan kajian selama pandemi, sektor pertanian mampu tumbuh secara positif dan menjadi harapan sebagai lokomotif ekonomi nasional.

IPB University
Dr Sofyan Sjaf, Wakil Kepala Bidang Pengabdian kepada Masyarakat, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masayrakat (LPPM) IPB University. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Nusantromics merupakan model ekonomi berbasis kekhasan lokal dan memiliki daya lentur yang cukup tinggi.

Model ini pun mampu bertahan bahkan menjadi penggerak ekonomi di pedesaan.

Selaras dengan kajian selama pandemi, sektor pertanian mampu tumbuh secara positif dan menjadi harapan sebagai lokomotif ekonomi nasional.

Sebagai upaya mengembangkan model Nusantromics, Direktorat Publikasi Ilmiah dan Informasi Strategis (DPIS) IPB University menggelar The 30th IPB Strategic Talks yang membahas Nusantromics Series III dengan tema Peran Kewirausahaan Lokal dan Etnik dalam Membangun Ekonomi Daerah dan Pedesaan secara daring.

Dr Sofyan Sjaf, Wakil Kepala Bidang Pengabdian kepada Masyarakat, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masayrakat (LPPM) IPB University, mengatakan dampak etnisitas terhadap agenda pembangunan sangat ditentukan oleh peran setiap aktor.

Ia pun menyebut, dominasi subyektivikasi aktor terhadap posisi etnisitas akan berdampak negatif.

Misalnya, konflik identitas tidak dipungkiri akan terjadi, termasuk separatisme akibat dominasi etnis tertentu dalam kekuasaan.

Sebaliknya, katanya, dominasi obyektivikasi aktor akan berdampak positif terhadap pembangunan desa.

Dosen IPB University itu pun menyebut, ekonomi berbasis kearifan lokal akan berkembang, begitu pula dengan solidaritas etnik.

Hal tersebut ditunjukkan melalui praktik politik identitas etnis versus ethnodevelopment.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved