Breaking News:

Jadi Penyebab Level PPKM Jabodetabek Tak Kunjung Turun, Bupati Bogor : Nyalahin Gak Apa-Apa

Kabupaten Bogor bahkan disebut-sebut sebagai daerah aglomerasi dengan angka persentase capaian vaksin paling rendah di Jabodetabek.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Bupati Bogor Ade Yasin saat ditemui wartawan di Pendopo Bupati, Cibinong, Selasa (5/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah aglomerasi Jabodetabek belum juga turun dan tetap bertahan di level 3.

Hal ini terjadi karena masih ada beberapa daerah aglomerasi yang capaian vaksinasinya masih di bawah 50 persen meski Covid-19 sudah melandai, salah satunya adalah Kabupaten Bogor.

Kabupaten Bogor bahkan disebut-sebut sebagai daerah aglomerasi dengan angka persentase capaian vaksin paling rendah di Jabodetabek.

Daerah ini juga disebut-sebut penyebab tertahannya penurunan level PPKM serentak di Jabodetabek ini.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan bahwa jumlah warga yang divaksin di Kabupaten Bogor lebih banyak dibanding daerah lain sehingga angka peningkatan persentasenya terkesan lambat.

"Kalau nyalahin sih gak apa-apa. Kalau jumlah yang divaksin kan lebih besar kita," kata Ade Yasin kepada wartawan, Senin (11/10/2021).

Dia mengatakan bahwa saat ini capaian vaksinasi di Kabupaten Bogor baru 31,9 persen.

Agar PPKM bisa turun ke level 2, capaian vaksinasi ini minimal harus di angka 50 persen.

Ade mengaku akan terus mengejar angka 50 persen tersebut dalam sebulan ini.

"Kita gak turun-turun (level PPKM) kalau vaksinasinya masih kurang. Minimal 50 persen. (Dikejar) Dalam waktu dekat dalam sebulan ini. Terus Desember harus 70 persen," ungkapnya.

Saat ini, kata Ade, percepatan vaksinasi di Kabupaten Bogor fokus menyasar warga di pelosok-pelosok desa setelah di area perkotaan sukses digelar.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved