Bunuh Istri Pakai Ular Kobra, Pria Ini Dihukum Penjara Seumur Hidup, Bermula Cekcok Mas Kawin

Hasil penyelidikan menunjukkan, gigitan ular korba adalah upaya pembunuhan kedua yang mematikan.

net
Ilustrasi ular kobra 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Seorang pria dijatuhi hukuman seumur hidup ganda pada Rabu (13/10/2021) oleh pengadilan di Kerala, India, pada Rabu (13/10/2021), karena membunuh istrinya.

Jaksa penuntut umum mengatakan, pria tersebut -Sooraj Kumar (28) – membunuh istrinya dengan melepaskan seekor ular kobra saat istrinya sedang tidur.

Hasil penyelidikan menunjukkan, gigitan ular korba adalah upaya pembunuhan kedua yang mematikan.

Jaksa mengatakan, beberapa bulan sebelumnya, istrinya digigit ular berbisa Russel yang dilepaskan Sooraj.

Namun istrinya, Uthra (25) berhasil selamat, meski dia harus dirawat di rumah sakit selama dua bulan.

Saat istrinya memulihkan diri di rumah orang tuanya inilah Sooraj kembali melepaskan ular, kali ini ular kobra yang didapatnya dari seorang pawang ular, yang langsung mematikan.

Baca juga: Menurut Primbon Jawa, Ini Arti Mimpi Dililit Ular Kobra, Ternyata Bisa Jadi Tanda Peringatan

Di persidangan, Sooraj mengaku tidak bersalah atas semua tuduhan.

Tetapi kepolisian mengatakan catatan teleponnya menunjukkan dia berhubungan dengan pawang ular.

Sooraj juga dikatakan telah menonton video ular di internet sebelum pembunuhan di Kollam di negara bagian Kerala selatan.

Jaksa menyebutkan, Sooraj sempat tinggal di kamar bersama Uthra setelah ular kobra menggigitnya. Ia melakukan aktivitas rutin paginya keesokan harinya ketika diberitahu oleh ibu wanita itu tentang kematian istrinya.

"Cara eksekusi dan rencana jahat terdakwa untuk membunuh Uthra, istrinya yang terbaring di tempat tidur, membuat kasus ini masuk dalam kategori paling langka," kata jaksa penuntut umum yang menuntut hukuman mati, seperti dilansir dari Channel News Asia.

Pawang ular Vava Suresh, seperti dikutip surat kabar Hindustan Times, mengatakan ada kemungkinan bahwa Sooraj telah menyebabkan rasa sakit pada reptil untuk memancingnya menggigit.

Sejauh ini tidak ada saksi langsung atas pembunuhan ini.

Tim Investigasi Khusus (SIT), yang menyelidiki kasus ini, mengandalkan bukti ilmiah dan teknis untuk menangkap pelakunya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved