Breaking News:

Zaenul Mutaqin Kembali Terpilih Menjadi Ketua DPC PPP Kota Bogor, Persiapkan Agenda Pemilu 2024

Zaenul Mutaqin mengatakan muscab ini dijadikan sebagai ajang konsolidasi partai untuk menyiapkan kekuatan mesin partai guna menghadapi agenda Pemilu 2

TribunnewsBogor.com/Reynaldi Andrian Pamungkas
Ketua DPW PPP Jawa Barat, Ade Munawaroh Yasin 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Reynaldi Andrian Pamungkas

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIMANGGU - Musyawarah cabang (Muscab) VIII partai PPP dihadiri oleh ketua DPC PPP Kota Bogor dan ketua DPW PPP Bogor, Rabu (13/10/2021).

Muscab yang diselenggarakan di ballroom Sky Room Hotel Bogor Icon ini membahas restrukturisasi partai, merupakan agenda rutin setiap 5 tahun sekali.

Zaenul Mutaqin kembali terpilih menjadi ketua DPC partai PPP kota Bogor periode 2021-2026.

Ketua DPC PPP Kota Bogor, Zaenul Mutaqin mengatakan muscab ini dijadikan sebagai ajang konsolidasi partai untuk menyiapkan kekuatan mesin partai guna menghadapi agenda Pemilu 2024.

"Amanah yang diberikan untuk memimpin lima tahun kedepan akan segera melaksanakan musyawarah anak cabang atau tingkat kecamatan," ungkapnya kepada TribunnewsBogor.com.

Dua perwakilan PAC yang terpilih formatur oleh Zaenul Mutaqin yaitu, untuk ketua PAC Bogor Utara terpilih Muhammad Sarifudin dan PAC Bogor Barat Ujang Wahyudin, sedangkan perwakilan DPP oleh Joko Puwanto lalu untuk DPW Usep Supratman.

Ketua DPW PPP Jawa Barat, Ade Munawaroh Yasin menerangkan muscab berjalan secara musyawarah mufakat dan tidak melalui voting.

"Di era digital ingin merangkul semua generasi, cara yang paling mudah yaitu dengan media sosial," jelasnya.

Hasil seluruh Muscab di Jabar tidak ada yang voting tetapi aklamasi, terdapat 27 kota dan kabupaten mengadakan muscab.

Ade Yasin mengatakan target suaranya lebih berfokus ke anak muda, merangkul semua kalangan, tokoh-tokoh dan publik figur.

"Kerja-kerja yang manual kurang disukai anak muda sekarang, jangan kalah sebelum berperang sebagai kader partai akan di berikan amanah karena seleksi caleg dilihat dari modal sosial dan ketokohannya," pungkasnya.

 
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved