Pemerintah Berencana Izinkan Penonton Hadir ke Stadion, PT LIB Apresiasi
Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita mengucapkan rasa terimakasihnya lantaran pemerintah menunjukkan kepedulian yang sangat besar untuk olahrag
Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Ardhi Sanjaya
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Koordinator PPKM Jawa - Bali, Luhut Binsar Panjaitan berbicara tentang peluang kompetisi sepak bola Indonesia dapat dihadiri penonton.
Luhut mengatakan, rencana pertandingan sepak bola dihadiri penonton harus sesuai dengan ketentuan yang nantinya dikeluarkan oleh pemerintah.
"Presiden minta dievaluasi (aturan pelaksanaan pertandingan sepak bola), penonton 30 persen dibeberapa kota yang levelnya sudah memungkinkan, itu dengan persyaratan misalnya PCR untuk pemain dan official, dan penonton mungkin di-antigen, segera kami putuskan dan umumkan,” ujarnya.
Menyikapi keputusan pemerintah tersebut, PT Liga Indonesia Baru (LIB) merespon secara positif.
Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita mengucapkan rasa terimakasihnya lantaran pemerintah menunjukkan kepedulian yang sangat besar untuk olahraga.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah tentang rencana dibukanya kembali penonton di sepak bola, rencana tersebut menunjukkan bahwa pemerintah sangat peduli dan memerhatikan perkembangan yang terjadi,” jelasnya.
Setelah mendapatkan informasi tentang rencana pemerintah untuk mengizinkan adanya penonton di pertandingan sepak bola tersebut, PT LIB sebagai operator kompetisi Liga 1 2021 dan Liga 2 2021 langsung berkoordinasi dengan PSSI dan pihak-pihak terkait.
Disebutkan akan ada peraturan tentang dibukanya kembali penonton di pertandingan sepak bola BRI Liga 1 2021/2022 dan Liga 2-2021. Karena berhubungan langsung dengan kelancaran kompetisi, kata Akhmad Hadian Lukita, dibutuhkan perhatian dan komitmen semua pihak dalam menerapkan peraturan tersebut. Jangan sampai ada pelanggaran yang akhirnya merugikan banyak pihak.
“Jika ada pelanggaran oleh suporter atau penonton, akan ada hukuman tegas, pertama, klub akan mendapatkan sanksi tegas, bisa dalam bentuk pengurangan poin atau yang lainnya, tidak hanya itu, bagi kelompok suporter atau penonton yang melakukan pelanggaran tersebut, maka akan dilarang untuk kembali datang ke stadion,” tegas Akhmad Hadian Lukita.
Akhmad Hadian Lukita pun menegaskan bahwa peraturan tentang hadirnya kembali penonton di pertandingan profesional sepak bola itu, juga akan mengatur banyak hal-hal lain secara detail.
“Bukan cuma membahas ketentuan jumlah penonton, namun juga ada aspek lain yang harus diperhatikan, seperti, penonton wajib menerapkan aplikasi pedulilindungi, kewajiban dua kali vaksin, sampai dengan teknis penjualan tiket secara online,” tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/direktur-operasional-pt-lib-sudjarno-ketika-berbicara-liga-2-2021.jpg)