Breaking News:

Bima Arya Minta Voice Para Over Isi Konten Bernilai Edukatif

Sandiaga Uno menyampaikan bahwa di masa adaptasi kenormalan baru saat ini peningkatan SDM mutlak diperlukan

istimewa/Pemkot Bogor
Wali Kota Bogor, Bima Arya menyebutkan, ekonomi kreatif khususnya voice over adalah satu dunia yang terus berkembang yang jika diketahui demand market atau permintaan pasarnya memiliki dampak yang luar biasa. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) melalui Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif, Direktorat Aplikasi, Permainan, Televisi dan Radio menggelar pelatihan teknis menjadi pengisi suara Voice Over Indonesia Academy (VOICE) 2021 di Swiss Belhotel Kota Bogor, Jumat (15/10/2021).

Pelatihan ini dilaksanakan mulai 15 hingga 18 Oktober 2021 yang digelar secara hybrid.

20 peserta mengikuti secara luring dan 500 peserta secara daring.

Wali Kota Bogor, Bima Arya didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bogor, Atep Budiman secara langsung menghadiri pembukaan tersebut.

Menparekraf, Sandiaga Uno dalam sambutan secara daring menyampaikan bahwa di masa adaptasi kenormalan baru saat ini peningkatan SDM mutlak diperlukan, sehingga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya sebagai bekal untuk menggerakan ekonomi serta membuka lapangan kerja seluas-luasnya dan sebesar-besarnya.

“Saya berharap hadirnya VOICE memberikan dampak positif bagi generasi muda, khususnya para penggiat sosial work untuk terus berkarya, sehingga mampu bersaing di industri kreatif dan digital, terutama di bidang seni olah suara,” kata Sandiaga Uno.

Sementara itu, Wali Kota Bogor, Bima Arya menyebutkan, ekonomi kreatif khususnya voice over adalah satu dunia yang terus berkembang yang jika diketahui demand market atau permintaan pasarnya memiliki dampak yang luar biasa.

Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan ekonomi kreatif khususnya voice over adalah satu dunia yang terus berkembang yang jika diketahui demand market atau permintaan pasarnya memiliki dampak yang luar biasa.
Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan ekonomi kreatif khususnya voice over adalah satu dunia yang terus berkembang yang jika diketahui demand market atau permintaan pasarnya memiliki dampak yang luar biasa. (istimewa/Pemkot Bogor)

Kebutuhan menjadi voice over dari presentasi-presentasi dalam bidang politik atau untuk perusahaan dan yang lainnya cukup prospektif.

“Tapi saya lebih senang lagi jika voice over ini masuk dan mengisi konten-konten yang bernilai edukatif dan inspiratif yang disampaikan, bisa lewat podcast atau media lainnya, mengisi ruang yang dibutuhkan dalam hal kebangsaan, salah satunya membumikan Pancasila. Saya berharap teman-teman voice over bisa mengisi ruang itu, tidak hanya untuk komersil, karir pribadi atau kepentingan materi, tetapi untuk bangsa dan negara maju serta kejayaan Indonesia," paparnya.

Direktur Industri Kreatif Film, Televisi, dan Animasi Kemenparekraf, Syaifullah mengungkapkan, cerita atau seni bertutur yang dimiliki Indonesia sangat bagus dan memiliki makna yang dalam.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved