Breaking News:

PON Papua

Pakai Peralatan Seadanya, 3 Atlet Paralayang Asal Puncak Bogor Torehkan Prestasi di PON Papua

Atlet yang digawangi oleh Dede Supratman, Umar Suparman, dan Dede Nisbah sukses menyabet 1 emas dan 2 perunggu serta 1 emas dan 3 perunggu.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
3 atlet PON XX 2021 Papua cabor paralayang berfoto bersama Kepala Desa Tugu Selatan, Sabtu (16/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CISARUA – 3 atlet Paralayang asal Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor sukses menyambet beberapa medali di PON XX Papua 2021.

Atlet yang digawangi oleh Dede Supratman, Umar Suparman, dan Dede Nisbah sukses menyabet 1 emas dan 2 perunggu serta 1 emas dan 3 perunggu.

Dede Supratman selaku perwakilan atlet paralayang PON XX 2021 Papua mengatakan memperoleh medali dengan penuh tantangan.

“Alhamdulillah, bisa mendapat beberapa medali dalam beberapa kategori. Saya mendapat 1 emas dan 3 perunggu di kategori ketepatan mendarat beregu, perorangan tandem, beregu tandem ,” ucapnya kepada TribunnewsBogor.com, Sabtu (16/10/2021).

Dede mengatakan, meskipun kontingen Jawa Barat saat ini masih kurang canggih dalam peralatan.

“Saingan kami Jawa Timur. Alat mereka sangat canggih. Meskipun kami dari kontingen Jawa Barat kurang canggih dalam peralatan. Kami memaksimalkan peralatan yang ada. Meskipun demikian kami bisa tetap berprestasi. Setelah ini mau PORDA. Kedepannya supaya lebih diperhatikan soal kecanggihan peralatan oleh KONI Jawa Barat,” jelasnya.

Berlokasi di Landing Paralayang, Cisarua, Kabupaten Bogor, 3 atlet ini disambut secara meriah.

Mulai dari arak-arakan atlet, sajian tarian tradisional, sampai pengalungan karangan bunga.

Kepala Desa Tugu Selatan, Eko Windiana mengatakan bahwa penyambutan ini sengaja dilakukan untuk memberi apresiasi terhadap tiga atlet paralayang.

“Hal ini sengaja dilakukan mengingat menjadi atlet paralayang itu susah. Antara hidup dan mati.Ditambah 3 atlet ini warga Desa Tugu Selatan. Siapapun warga Desa Tugu Selatan wajib untuk disambut secara meriah. Semoga menjadi edukasi bagi masyarakat Desa Tugu Selatan untuk terus berprestasi. Meskipun menurut mereka kontingen Jawa Barat masih kurang canggih dalam peralatan,” tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved