Breaking News:

Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Kuansing Ogah Sampaikan Sesuatu ke Warganya : Enggak !

Pantauan Tribunnews.com di gedung Merah Putih KPK, usai menjalani pemeriksaan selama kurang lebih dua jam, Andi Putra dan Sudarso akhirnya diantarkan

Editor: Vivi Febrianti
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Andi Putra memakai rompi tahanan usai diperiksa di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu (20/10/2021). Andi Putra bersama General Manager PT Adimulia Agrolestari, Sudarso terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK dan ditetapkan sebagai tersangka suap perpanjangan izin Hak Guna Usaha (HGU) sawit di Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Andi Putra dan General Manager PT Adimulia Agrolestari Sudarso.

Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait perpanjangan izin hak guna usaha (HGU) sawit di Kabupaten Kuansing, Provinsi Riau.

Pantauan Tribunnews.com di gedung Merah Putih KPK, usai menjalani pemeriksaan selama kurang lebih dua jam, Andi Putra dan Sudarso akhirnya diantarkan menuju mobil tahanan.

Andi Putra yang sudah dibalut rompi oranye KPK serta tangan terborgol ogah menyampaikan sesuatu kepada masyarakat Kuansing, ketika awak media menanyainya.

"Enggak," ucap Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kuansing itu di pelataran gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (20/10/2021) pukul 20.48 WIB.

Baca juga: Sosok Dodi Reza Alex Noerdin Bupati Muba yang Terjaring OTT KPK, Harta Kekayaan Capai Rp 38,4 Miliar

Sedangkan Sudarso yang menyusul Andi Putra lebih memilih bungkam ketika ditanyai para pewarta.

Untuk keperluan proses penyidikan, tim penyidik KPK melakukan upaya paksa penahanan kepada Andi Putra dan Sudarso untuk 20 hari pertama, terhitung mulai 19 Oktober 2021 hingga 7 November 2021.

Untuk Andi Putra akan ditahan di Rutan KPK pada gedung Merah Putih, sementara, Sudarso ditempatkan di Rutan KPK pada Pomdam Jaya Guntur.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan Bupati Kuansing Andi Putra (AP) dan General Manager PT Adimulia Agrolestari (AA) Sudarso (SDR) sebagai tersangka. 

Diduga Andi Putra menerima suap senilai ratusan juta rupiah dari Sudarso untuk memperpanjangan izin hak guna usaha (HGU) kebun sawit milik perusahaan PT Adimulia Agrolestari.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved