Breaking News:

Petani di Bogor Selatan Kembangkan Sistem Mina Padi, Tenak Ikan di Pematang Sawah

Konsep pertanian di wilayah perkotaan terus berkembang seiring dengan adanya berbagai inovasi pertanian.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Mina Padi atau usaha budidaya ikan diarea persawahan di Kampung Ciharashas Kelurahan Mulya Harja, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor 

Dengan begitu dalam satu lokasi sawah Aneng bisa mendapat dua hasil panen yakni panen ikan mas dan nila serta panen padi.

Aneng menceritakan keberanian awal mengembangkan mina padi adalah berawal dari nasihat orangtuanya.

"Idenya dulu cerita orangtua saya kalau ingin tanah lebih subur harus diteruskan mina padi, Insyaallah lebih manfaat hasil produksi meningkat, dari padi dapat, ikan juga dapat,"katanya," ujar Aneng Rabu (20/10/2021).

Sistem pertanian mina padi ini kata Aneng memiliki progres yang menjajinkan.

Karena diawal tahun lalu Ia sudah bisa memanen puluhan kilogram ikan dari satu kilogram bibit ikan yang ditebar.

"Ujicoba kedua ini sama, saya tebar benih satu kilogram, sekarang sudah mencapai 10 kilogram lebih dan sudah ada yang terjual juga, jadi modalnya sebenarnya sudah kembali, tinggal ini yang masih ada nunggu hingga besar," ujarnya.

Agar ikan dan padi bisa panen bersamaan Aneng memberikan jeda waktu dari proses tanam padi dan tanam ikan.

Untuk penanaman padi dilakukan diawal lantaran diperlukan persiapan lahan untuk ditanam padi.

Setelah lahan siap ditanam barulah ditebar bibit ikan.

Selanjutnya sambil menunggu proses lahan siap dalam kurun waktu sekitar 20 hari barulah ditanam padi.

"Iya jadi ikan dulu, tunggu sekitar 20 hari baru tanam padi, tanam ikan bersamaan dengan proses semai rata-rata 15 hari, jadi nanti panen bisa bersamaan diakhir Desember ini," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved