Breaking News:

PDIP Minta Anies Baswedan Penuhi Janji Kampanye : Jangan Malah Pencitraan untuk Jadi Capres

, Gembong mewanti-wanti Anies untuk tak melupakan tugasnya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Editor: Damanhuri
Kompas.com
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono menilai, deklarasi untuk mendukung Anies Baswedan maju sebagai calon presiden (Capres) pada 2024 mendatang merupakan sesuatu yang wajar.

Gembong bilang, sebagai warga negara Anies berhak memilih dan dipilih oleh siapapun.

"Ya biasa aja, itu hak politik yang dimiliki Anies. Enggak ada masalah," ucapnya saat dihubungi, Jumat (22/10/2021).

Walau demikian, Gembong mewanti-wanti Anies untuk tak melupakan tugasnya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Jangan sampai, masyarakat DKI terlantar lantaran Anies sibuk Nyapres pada 2024 mendatang.

"Yang terpenting itu pascadideklarasikan sebagai Capres, pak Anies tidak melupakan tugasnya sebagai gubernur untuk memenuhi janji-janji yang dulu pernah disampaikan ke warga. Itu yang penting," ujarnya.

Suasana deklarasi dari ANIES untuk Anies for President yang digelar di Gedung Juang 45, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (20/10/2021).
Suasana deklarasi dari ANIES untuk Anies for President yang digelar di Gedung Juang 45, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (20/10/2021). (Satrio Sarwo Trengginas / Tribun Jakarta)

Terlebih, masa bakti Anies di DKI Jakarta tinggal menyisakan waktu setahun lalu hingga Oktober 2022 mendatang.

Apalagi di sisi lain, Gembong menilai banyak janji Anies semasa kampanye Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI 2017 lalu yang belum terpenuhi

"Kalau kita ngomong janji pak Anies, belum ada yang terpenuhi ya selain yang sifatnya berkesinambungan. Janji yang murni dari buah pemikiran pak Anies belum terpenuhi," tuturnya.

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono saat ditemui di gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2020).
Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono saat ditemui di gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI)

Gembong mencontohnya, rendahnya realisasi program rumah DP 0 Rupiah yang sebelumnya digadang-gadang Anies.

Hingga saat ini, Anies baru berhasil membangun kurang lebih 700 unit hunian DP 0 Rupiah.

Padahal, rencana awalnya Pemprov DKI ingin menyediakan 200 ribu unit hunian DP 0 Rupiah.

Untuk itu, Gembong mengingatkan Anies agar fokus dalam menyelesaikan janji kampanye sebelum lengser pada Oktober 2022 mendatang.

"Yang paling utama adalah memenuhi janji original dari buah pemikiran pak Anies. Jangan sampai ketika sudah dideklarasikan akhirnya fokus melakukan penggalangan dan pencitraan terhadap dirinya untuk maju di 2024. Itu yang kami khawatirkan," tuturnya.

(TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved