Breaking News:

Temuan Baru Lagi, Bima Arya Telusuri Saluran Air Zaman Belanda

Temuan terbaru ini merupakan hasil penelusuran sebelumnya di kawasan Jalan Nyi Raja Permas

Editor: Mohamad Rizki
Istimewa/Pemkot Bogor
Wali Kota Bogor Bima Arya meninjau temuan saluran air atau terowongan bawah tanah yang dibangun pada zaman Belanda di area Depo Stasiun Bogor, Bogor Tengah, Sabtu (23/10/2021). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Wali Kota Bogor Bima Arya meninjau temuan saluran air atau terowongan bawah tanah yang dibangun pada zaman Belanda di area Depo Stasiun Bogor, Bogor Tengah, Sabtu (23/10/2021).

Temuan terbaru ini merupakan hasil penelusuran sebelumnya di kawasan Jalan Nyi Raja Permas.

Tim penelusuran dan kajian dilakukan oleh akademisi (Universitas pak), Birokrasi (Bappeda, PUPR, Disparbud), Komunitas (Bogor Historia, Kota Pusaka), dan Balai Arkeologi.

"Ternyata setelah ditelusuri lagi ada ruang-ruang yang lebih panjang dan lebih besar lagi.

Saya tadi melihat konstruksi, bentuk dan materialnya sama. Ini bagian dari titik-titik yang sudah ditemukan sebelumnya," ungkap Bima Arya.

Bima Arya menambahkan, Pemkot Bogor masih menunggu hasil kajian lanjutan dari tim di lapangan.

Wali Kota Bogor Bima Arya meninjau temuan saluran air atau terowongan bawah tanah yang dibangun pada zaman Belanda di area Depo Stasiun Bogor, Bogor Tengah, Sabtu (23/10/2021).
Wali Kota Bogor Bima Arya meninjau temuan saluran air atau terowongan bawah tanah yang dibangun pada zaman Belanda di area Depo Stasiun Bogor, Bogor Tengah, Sabtu (23/10/2021). (Istimewa/Pemkot Bogor)

"Akhir bulan tentu kita akan lihat hasilnya seperti apa, rekomendasinya seperti apa," ujarnya.

"Sebetulnya kalau bisa difungsikan kembali bagus sekali. Tapi secara teknis, apakah semuanya masih kuat.

Karena ada beberapa titik sudah runtuh, itu mempengaruhi desain keseluruhan.

Kita lihat kajian dari tim seperti apa," tambahnya.

Hasil rekomendasi dari tim, kata Bima, akan dikoordinasikan juga kepada kementerian terkait.

"Barangkali bisa juga didukung bersama-sama kedepannya seperti apa. Opsinya difungsikan lagi dan lain-lain," pungkas Bima.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved