Breaking News:

Pasien RS Marzoeki Mahdi Bogor Kabur dari IGD, Ditemukan Tergeletak di Aliran Sungai Cisadane

Petugas rumah sakit dan BPBD Kota Bogor melakukan evakuasi dan membawa pasien tersebut kembali ke rumah sakit.

Dokumentasi warga
Warga yang penasaran beramai ramai menyaksikan SI yang ditemukan terkapar di bawah Jembatan Aliran Cisadane. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR BARAT - Seorang wanita berusia 20 tahun berinisial RI ditemukan tergeletak di aliran Sungai Cisadane, tepatnya di bawah Jembatan Besi, KH Tubagus Muhammad Falak (KH T.M Falak), Kelurahan Menteng, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Senin (25/10/2021) pagi.

Kasubsi Penmas Sie Humas Polresta Bogor Kota Iptu Rachmat Gumilar membenarkan kejadian tersebut.

Rahmat mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.45 WIB.

"Iya jadi yang bersangkutan ini warga Cibungbulang Kabupaten Bogor yang sedang menjalani pengecekan kesehatan di RS Marzoeki Mahdi, kemudian kabur dan ditemukan tergeletak di lokasi kejadian," katanya.

Kaburnya pasien tersebut pertama kali diketahui dari rekaman CCTV.

"Diketahui melalui CCTV bahwa pasien tersebut pergi meninggalkan ruangan IGD saat sedang diobservasi, dan ketika dicari diketahui bahwa pasien tersebut berada di bawah Jembatan Cisadane," ujarnya.

Saat ditemukan kondisi pasien yang tergeletak di bawah jembatan masih bernyawa.

Petugas rumah sakit dan BPBD Kota Bogor melakukan evakuasi dan membawa pasien tersebut kembali ke rumah sakit.

Sementara itu Humas Kepala Sub Bagian Hukum dan Organisasi, dan Hubungan Masyarakat RS Marzoeki Mahdi, Prahardian Priatama membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Pasien melarikan diri pada saat masih penanganan di IGD kami, belum masuk ke rawat inap," katanya.

Saat ini pasien masih dalam tahap proses observasi di Rumah Sakit Marzoeki Mahdi

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved