Breaking News:

IPB University

Terbaru ! Sekolah Vokasi IPB University Siap Buka Program Sarjana Terapan

Rektor IPB University Prof Arif Satria, mengungkapkan penting adanya perkawinan antara kampus dan industri.

TribunnewsBogor.com/Yudhi Maulana
Prof Yonny Koesmaryono 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Sekolah Vokasi IPB University melaksanakan lokakarya kurikulum berbasis Industri dan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Lokakarya dilakukan melalui program Dana Kompetitif Kampus Vokasi (Competitive Fund Vokasi) Pengembangan Program Sarjana Terapan Berbasis Industri/PSTBI (Peningkatan Diploma Tiga Menjadi Sarjana Terapan) dari Direktorat Pendidikan Tinggi Vokasi dan Profesi, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Program ini melibatkan tiga program studi yaitu Program Studi Manajemen Agribisnis, Manajemen Informatika dan Teknik Komputer.

Lokakarya ini dilaksanakan di IPB International Convention Center secara hybrid dengan menghadirkan Direktur Perguruan Tinggi Vokasi dan Profesi Dr Benny Bandanadjaja, Rektor IPB University Prof Arif Satria, Kepala Badan Pengembangan Institut (BPI) IPB University, Prof Yonny Koesmaryono, Dekan Sekolah Vokasi IPB University, Dr Arief Darjanto, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemanusiaan SV IPB University, Dr Bagus Priyo Purwanto, serta Wakil Dekan Bidang Sumberdaya, Kerjasama dan Pengembangan SV IPB University, Dr Wawan Oktariza.

Kegiatan Lokakarya ini meliputi arahan pengembangan dan kebijakan program sarjana terapan di IPB University, pemaparan rancangan kurikulum sarjana terapan bidang manajemen agribisnis, kebutuhan sarjana terapan berbasis kompetensi pada perusahaan agribisniis, serta penyiapan kompetensi sarjana terapan sesuai kebutugan perusahaan agribisnis.

Direktur Perguruan Tinggi Vokasi dan Profesi, Dr Benny Bandanadjaja, mengapresiasi  Sekolah Vokasi IPB University karena telah melaksanakan sistem kurikulum berbasis Industri dan MBKM.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada IPB University yang telah berpartisipasi dalam program Kementerian yaitu Program Sarjana Terapan. Pendidikan pada tingkat Sarjana Terapan ini saya rasa baru sedikit apalagi Program Magister Terapan maupun Doktor Terapan, jadi perlu adanya peningkatan,” katanya.

Ia juga mengatakan, pendidikan pada tingkat vokasional harus meningkatkan softskill dan hardskill mahasiswa.

Hal ini bertujuan agar mahasiswa dapat langsung terjun pada industri yang membutuhkan.

“Saya apresiasi IPB University karena telah menerapkan dua sistem yaitu program magang yang mengajak mahasiswa untuk berlatih kerja di industri dan mengajak industri mendirikan teaching factory,” ujarnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved