Breaking News:

IPB University

Bima Arya Apresiasi Gebyar Nusantara 2021, Festival Kebudayaan Terbesar IPB University

Bima Arya memberikan apresiasi atas terselenggarakannya Gebyar Nusantara yang tahun ini.

Istimewa/Pemkot Bogor
Wali Kota Bogor, Bima Arya 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM --  Walikota Bogor, Dr Bima Arya Sugiarto menjadi keynote speaker pada Malam Puncak Gebyar Nusantara 2021 yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa IPB University, beberapa waktu lalu.

Bima Arya memberikan apresiasi atas terselenggarakannya Gebyar Nusantara yang tahun ini mengangkat tema Abhipraya Palawa Nusantara, berarti harapan untuk bersemi kembali.

Menurut Bima Arya, tema Gebyar Nusantara 2021 releven di tengah ikhtiar dan harapan semua agar kesenian dan kebudayaan di Indonesia kembali bangkit di masa pandemi Covid-19.

“Gebyar Nusantara adalah festival budaya terbesar di IPB University. Mahasiswa sebagai generasi muda harus ambil bagian berperan dalam melestarikan keanekaragaman budaya lokal di tengah perkembangan zaman saat ini,” tuturnya.

Bima Arya mengaku bangga melihat mahasiswa yang tidak saja fasih dalam berbahasa Inggris, namun juga piawai dalam kesenian dan hebat dalam memperkenalkan budaya daerahnya masing masing.

Menurutnya, inilah generasi kosmopolitan, generasi yang paham bagaimana mencintai budaya lokal dan nasional.

“Biarlah mereka yang berasal dari berbagai suku Sunda, Badui, Jawa, Batak, Aceh, Bali, Manado dan lain-lain mampu menggali dan mengembangkan kekayaan dan budayanya dengan bungkus dan cara masa kini. Termasuk di dalamnya menggunakan teknologi dan media sosial,” katanya.

Dengan demikian, lanjut Bima Arya, budaya lokal bisa menyumbangkan warna pada kebudayaan nasional sekaligus juga global.

Sebab ini merupakan ciri khas bangsa Indonesia yakni kebersamaan dalam keberagaman.

“Saya sangat kagum dengan kota kelahiran saya, Bogor, karena warga Bogor selalu menjunjung kebersamaan dan keberagaman. Kita mewarisi warisan masa lalu yang harus kita jaga dan kita lindungi dengan berbagai macam regulasi serta berbagai macam pendekatan budaya,” ujarnya.

Jika di IPB University ada Gebyar Nusantara, Bima Arya menyebut Bogor juga memiliki festival kebudayaan serupa.

Misalnya Festival Merah Putih, Hari Jadi Bogor, Festival Helaran, dan berbagai festival yang mengokohkan kebersamaan dalam keberagaman yang harus dijaga dari masa ke masa.

“Tidak ada artinya pencapaian infrastruktur tanpa dibangun dengan menguatkan kultur agar kebersamaan dan keberagaman ini tetap kita rawat. Sekali lagi apresiasi kepada BEM KM IPB University dan organiasi mahasiswa daerah (omda) atas terselenggaranya acara yang luar biasa ini,” imbuhnya.

Menurutnya, tentu bukan hanya piala dan penghargaan yang dikejar. Tetapi melestarikan budaya nusantara yang akhirnya berdampak memberikan pengaruh positif pada pembangunan karakter genrasi muda.

“Semoga acara ini memberikan inspirasi bagi kita semua,” pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved