Breaking News:

48 Tahun Jaga Makam Belanda, Ucu Ungkap Cerita Warga Sekitar: Lihat Sosok Berpakaian Meneer

Situs makam Van Motman ini merupakan salah satu tempat yang diangkat statusnya menjadi Cagar Budaya pada tahun 2010.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Situs Moseleum Van Motman yang Berlokasikan di Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Kamis (28/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, LEUWISADENG – Sudah 48 tahun lamanya Ucu Sumarna (71) menjaga situs makam Van Motman yang berlokasikan di Leuwisadeng, Kabupaten Bogor.

Ia merupakan generasi ke-4 diwariskan untuk bisa menikmati peninggalan bangsa yang pernah menjajah Indonesia.

Situs makam Van Motman ini merupakan salah satu tempat yang diangkat statusnya menjadi Cagar Budaya pada tahun 2010.

Semenjak saat itu, Ucu Sumarna mendapat tugas langsung dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bogor untuk menjaga sisa peninggalan Van Motman hingga saat ini.

“Kalau untuk ditugaskan langsung mah dari dinas pada tahun 2010. Tapi kalau untuk menjaga dan membersihkan areal makam itu dari kecil karena ikut dengan orangtua. Barulah semenjak bapak meninggal tahun 1973 saat itu saya mulai merawatnya sendiri,” ucapnya kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (28/10/2021).

Baca juga: Tetap Terawat, Begini Kondisi Terkini Situs Makam Jerman di Bogor, Rutin Dikunjungi Tiap Tahun

Situs makam Van Motman ini merupakan areal pemakaman keluarga Belanda yang datang ke Indonesia semenjak abad ke-18.

Di sinilah konon katanya bersemayam tuan tanah terkaya di Bogor, Gerrit Van Motman.

“Di sini ada 37 makam totalnya. Salah satunya di areal luar itu makan tuan Dramaga. Kemudian di areal dalam itu tadinya ada 4 mumi keturunan Motman,” tambahnya.

TribunnewsBogor.com berkesempatan mengunjungi langsung areal makam Van Motman ini.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved