Breaking News:

Pantau Ekosistem Burung Migrasi, Dua Komunitas Burung Ajak Masyarakat Menjaga Alam

Annisa dari Biological Bird Club (BBC) mengatakan bahwa pemantauan burung migrasi ini menjadi momentum kesadaran terhadap lingkungan alam.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Tsaniyah Faidah
TribunnewsBogor.com
Komunitas burung mengajak masyarakat untuk lebih menjaga alam. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CISARUA – Anggap sebagai momentum, 2 komunitas burung mengajak masyarakat untuk lebih menjaga alam.

Hal tersebut diungkap oleh Perhimpunan Burung Indonesia dan BBC setelah gelaran acara pemantauan burung migrasi yang digelar oleh Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI), Sabtu (30/10/2021).

Sebelumnya, pemantauan burung migrasi ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat ekosistem burung migrasi dan memahami indikator-indikator habitat burung migrasi ke wilayah Indonesia.

Annisa dari Biological Bird Club (BBC) mengatakan bahwa pemantauan burung migrasi ini menjadi momentum kesadaran terhadap lingkungan alam.

“Karena burung-burung itu sangat berpengaruh kepada kehidupan kita. Bagaimanapun mereka sudah menjadi penyeimbang bagi kehidupan manusia dan alam sekitar,” ucapnya kepada TribunnewsBogor.com.

Baca juga: Hari Burung Migrasi Sedunia, Yayasan KEHATI Amati Burung Migran di Bukit Paralayang Bogor

Lebih jelas ia menambahkan, burung dan kehidupan manusia merupakan satu kesatuan ekosistem yang harus dijaga.

Di lokasi yang sama, hal serupa turut diungkapkan oleh Achmad Rida Junaid Sebagai biodiversity conservation officer di Komunitas Burung Indonesia.

Menurutnya, dengan diadakan gelaran pemantauan burung migrasi ini dapat menjadi edukasi terhadap masyarakat.

“Pemantauan burung migrasi ini bertujuan untuk membentuk kesadaran masyarakat terhadap alam. Serta sebagai wujud kecintaan kami terhadap ekosistem burung. Untuk menunjangnya selain itu pemantauan ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi terkait data terkini burung migrasi,” ucapnya kepada TribunnewsBogor.com.

Ia mengatakan bahwa pemantauan burung migrasi ini dapat membentuk kesadaran yang lebih terhadap alam sekitar.

Sementara itu, hasil pantauan TribunnewsBogor.com semenjak pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 13.00 WIB tercatat 3 spesis burung raptor sudah singgah di wilayah Indonesia khususnya wilayah Puncak Cisarua Kabupaten Bogor.

Berlokasikan di Bukit Paralayang Puncak Cisarua, Kabupaten Bogor ini telah tercatat sementara 16 Sikep Madu Asia, 33 Elang Alap Tiongkok, 3 elang alap nipon.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved