Breaking News:

Kuliner Bogor

Klaim Jadi Penjual Toge Goreng Satu-satunya di Puncak Bogor, Yati Tak Pikirkan Omzet

Toge goreng merupakan salah satu kuliner tradisional khas Bogor, namun keberadaannya kini sudah sangat jarang ditemukan.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
kios Toge Goreng H Gandi yang berlokasikan di Puncak-Gadog, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, MEGAMENDUNG – Kios di Puncak, Megamendung, Kabupaten Bogor diklaim sebagai satu-satunya yang menjual toge goreng.

Menurut pemilik, Yati (35) saat ini ia merupakan generasi ke-2 penerus usaha toge goreng H. Gandi.

“Saya dan suami saya diwariskan untuk meneruskan usaha ini. Kalau generasi ke-2 nya itu suami saya. Kalau usahanya ini mulai dari tahun 1997,” katanya kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (4/11/2021).

Semenjak saat itu Yati dan suami mulai meneruskan usaha yang diwariskan.

“Awalnya itu soto kuning. Kalau untuk toge gorengnya ini tahun 2000,” tambahnya.

Toge goreng merupakan salah satu kuliner tradisional khas Bogor, namun keberadaannya kini sudah sangat jarang ditemukan.

Yati bahkan mengklaim bahwa kiosnya kini satu-satunya yang menjual toge goreng.

“Setahu saya sih ini satu-satunya kios yang saat ini masih menjual toge goreng di kawasan Puncak Cisarua, Kabupaten Bogor,” katanya.

Seiring berjalannya waktu, usaha soto dan toge goreng milik H. Gandi terus mengalami perubahan.

“Awalnya namanya bukan toge goreng H. Gandi. Tapi kan yang terkenalnya itu H. Gandi. Yaudah suami saya memakai nama beliau ‘toge goreng H. Gandi’,” jelasnya.

24 tahun menjual kuliner, kata Yati, pihaknya tetap mengedepankan kualitas dan rasa makanan yang dijual.

“Kita gak terlalu mikirin omzet sih. Yang penting kita memuaskan pelanggan kita yang makan kesini,” jelasnya.

Yati mengatakan jumlah pengunjungnya pun bervariasi setiap harinya.

“Kadang-kadang 10-15 orang yang datang. Tapi, kalau weekend biasanya suka penuh parkirannya. Tapi, Alhamdulillah sampai saat ini masih ada penikmatnya. Apalagi orang Jakarta. Kadang mereka aneh toge goreng tapi ko ga digoreng,” katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved