Breaking News:

Anggaran Kelurahan Dianggap Masih Minim, DPRD Kota Bogor Dorong Pemkot Ubah Perwali

Anita Primasari Mongan dalam rapat kerja bersama camat se-Kota Bogor menjelaskan, perlu adanya gebrakan baru dalam segi penganggaran untuk kelurahan d

Humpro DPRD Kota Bogor
Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor Anita Primasari Mongan dalam rapat kerja bersama camat se-Kota Bogor menjelaskan perlu adanya gebrakan baru dalam segi penganggaran untuk kelurahan dan kecamatan. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menyoroti minimnya anggaran kelurahan di Kota Bogor.

Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor Anita Primasari Mongan dalam rapat kerja bersama camat se-Kota Bogor menjelaskan, perlu adanya gebrakan baru dalam segi penganggaran untuk kelurahan dan kecamatan.

"Sejauh ini kan sudah diatur di perwali bahwa anggaran untuk kelurahan itu Rp 175 juta, namun kalau kita mengacu pada Undang-undang nomor 24 tahun 2014 dan PP nomor 17 tahun 2018 itu masih sangat kurang," ujar Anita dalam keterangan yang diterima TribunnswsBogor.com, Jumat (5/11/2021).

Politisi partai Demokrat ini juga menilai bahwa anggaran setiap kelurahan seharusnya sebesar Rp 1,2 miliar untuk tiap kelurahan.

Karena kata Anita angka tersebut sesuai dengan amanat PP nomor 17 tahun 2018 jelas diatur dalam penjelasan Pasal 30 ayat 7 bahwa besaran anggaran Untuk kelurahan paling sedikit 5 persen dihitung dari pendapatan yg tercantum dalam APBD (PAD) setelah dikurangi DAK.

"Maka kami mendorong agar didalam APBD 2022 itu anggaran kecamatan dan kelurahan digunakan untuk memaksimalkan pelayanan, nantinya anggaran di kecamatan disesuaikan dengan anggaran disetiap kelurahan Rp1,2 miliar," ujarnya.

Sehingga kata Anita dana tersebut bisa digunakan untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat sehingva pihaknya meminta agar perwali tersebut direvisi.

Terpisah, Camat Bogor Tengah Abdul Wahid menyambut baik dorongan dari Komisi I DPRD Kota Bogor.

Ia sendiri mengakui bahwa anggaran di setiap kelurahan sangat minim.

"Kami menyambut baik anggaran ini tentunya dan kami berharap ini bisa terealisasikan agar bisa memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Sekali lagi kami berterimakasih kepada Komisi I DPRD Kota Bogor,"katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved