Breaking News:

Fit and Proper Test Calon Panglima TNI, Anggota Komisi 1 DPR Kompak Pakai Baju Army

Ketua Komisi I DPR Meutya Viada Hafid bersama sejumlah pimpinan serta anggota Komisi I DPR terlihat kompak mengenakan baju berwarna hijau army.

Editor: Ardhi Sanjaya
Tribunnews/Jeprima
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa melakukan salam komado dengan Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid sebelum mengikuti uji kelayakan dan kepatutan calon Panglima TNI di Komisi I DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (6/11/2021). Presiden Joko Widodo mengajukan KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa menjadi calon tunggal Panglima TNI kepada DPR sebagai pengganti Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang akan memasuki masa pensiun. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Anggota Komisi I DPR RI tampak kompak mengenakan baju berwarna hijau army saat uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Pantauan Tribunnews, sekitar pukul 10.10 WIB, uji kelayakan dan kepatutan Jenderal Andika Perkasa dimulai di ruang rapat Komisi I DPR.

Ketua Komisi I DPR Meutya Viada Hafid bersama sejumlah pimpinan serta anggota Komisi I DPR terlihat kompak mengenakan baju berwarna hijau army.

Sejumlah Anggota Komisi I juga terlihat menyempatkan foto bersama dengan Andika sebelum acara tersebut dimulai.

Lebih lanjut Meutya Hafid menjelaskan soal baju hijau amry tersebut.

Ternyata baju itu merupakan satu di antara seragam para anggota Komisi 1.

"Kebetulan Seragam Komisi 1 dibuatkan oleh rekan Komisi 1 juga Mas Sugiono. Kami punya beberapa warna ada juga yang jaket hijau jaket loreng, jaket biru, jaket hitam, " tuturnya.

"Di Komisi 1 kami dorong kekompakan, pandangan gagasan sudah sering berbeda tentu supaya ‘kaya’ masukan ya, jadi paling tidak baju sesekali seragam untuk kekompakan, " sambungnya.

Ditambah lagi karena hari ini merupakan hari Sabtu, jika mengenakan jas atau batik dirasa terlalu rapih sehingga dipilihlah seragam amry tersebut.

"Ini kami pakai yang hijau kebetulan senada dengan giat hari ini fit and proper test panglima. Supaya tambah semangat juga sih. Tapi tidak diwajibkan, hanya disarankan, eh ternyata hampir semua pakai, " imbuhnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved