Breaking News:

Momentum Yang Luar Biasa, Bima Arya Harap Pembangunan IKN di Kalimantan Bisa Berikan Dampak Ekonomi

Menurut Bima Arya, manajemen pembangunan regional sangat penting karena harus belajar dari 'persoalan' di kawasan aglomerasi Jabodetabek

Editor: Mohamad Rizki
Istimewa/Pemkot Bogor
Bima Arya di pembukaan Rapat Kerja Komwil V APEKSI di Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (5/11/2021). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya mengatakan bahwa pembangunan Ibukota Negara (IKN) di Kalimantan Timur harus menimbang manajemen pembangunan regional.

"Menyongsong IKN ini bukan hanya menyiapkan kawasan Penajam, bukan hanya membangun Istana.

Tapi juga bagaimana menyiapkan aglomerasi di Balikpapan, Samarinda, Tenggarong dan kota-kota lainnya di Kalimantan," ungkap Bima Arya di pembukaan Rapat Kerja Komwil V APEKSI di Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (5/11/2021).

Menurut Bima Arya, manajemen pembangunan regional sangat penting karena harus belajar dari 'persoalan' di kawasan aglomerasi Jabodetabek.

"Berpuluh tahun kebagian macetnya, terlambat membangun transportasi sehingga terseok-seok.

Cukup banyak warga yang kemudian agak bernafas ketika IKN pindah, mereka berharap beban (di Jabodetabek) bisa berkurang," ujar Wali Kota Bogor ini.

Ia menambahkan, masih ada waktu bagi daerah untuk menyelaraskan pembangunan dengan IKN yang baru nanti.

"Masih ada tiga tahun menuju cita-cita Presiden Joko Widodo memindahkan IKN ke luar Pulau Jawa.

Mari kita sama-sama meminta kepada pemerintah pusat untuk memberikan atensi, bahwa rencana IKN yang baru harus memberikan dampak ekonomi, harus melalui perencanaan yang matang.

Tidak hanya di Kaltim tapi seluruh Kalimantan," jelas Ketua Wali Kota se-Indonesia.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved