Breaking News:

Longsor di Jalan Menuju Pasar Induk Jambu Dua, Bima Arya Minta Akses Ditutup Ketika Hujan

Kondisi tembok pembatas tanah yang sudah rapuh di sekitar Pasar Induk Jambu Dua, terbawa longsor setelah diguyur hujan deras beberapa waktu lalu.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Angkutan kota trayek 08 Citeureup Pasar Anyar sedang melintasi jalan longsor di Jalan Pasar Induk Jambu Dua. 

Laporan Wartawan TribunnrwsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAH SAREAL - Kondisi tembok pembatas tanah yang sudah rapuh di sekitar Pasar Induk Jambu Dua, terbawa longsor setelah diguyur hujan deras beberapa waktu lalu.

Akibatnya satu kios dan tiga rumah di bantaran Sungai Ciliwung rusak.

Beruntung tidak ada korban dalam periwtiwa tersebut. karena sebelum kejadian para penghuni sudah mengevakuasi diri terlebih dahulu.

Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, saat ini kondisi pondasi di lokasi sudah tidak kuat lagi.

Ia meminta agar ada langkah cepat untuk penanganan.

"Ketika hujan saya minta tidak boleh dilewati roda empat, hanya roda dua, saya minta BPBD kordinasi dengan PUPR karena ini juga wilayah balai ya, jadi harus koordinasi," katanya.

Bima juga menegaskan bahwa jalan tersebut merupakan jalan akses ke Pasar Induk Jambu Dua.

Namun untuk penanganannya perlu ada koordinasi dengan pihak terkait.

"Kita musti koordinasikan dulu apakah bisa dengan BTT tahun ini, apa harus tahun depan saya minta kordinasikan dengan PUPR dan balai dulu," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved