Breaking News:

Sepanjang 1-10 November 2021, BPBD Mencatat Sudah Ada 91 Bencana di Kabupaten Bogor

Rinciannya, tanah longsor tercatat 39 kejadian, 9 kejadian banjir, 35 peristiwa angin kencang, 4 pergeseran tanah dan lain-lain 4 kejadian.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Yani Hassan. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat sudah ada 91 bencana alam imbas cuaca buruk yang terjadi di wilayah Kabupaten Bogor selama 1 - 10 November 2021.

Rinciannya, tanah longsor tercatat 39 kejadian, 9 kejadian banjir, 35 peristiwa angin kencang, 4 pergeseran tanah dan lain-lain 4 kejadian.

Bencana alam ini meningkat seiiring masuknya ke masa pergantian musim atau pancaroba jelang musim hujan yang diprediksi BMKG terjadi pada Oktober - November 2021 ini.

Kepala BPBD Kabupaten Bogor, Yani Hassan mengatakan bahwa pihaknya menyiagakan 105 personel untuk bersiaga setiap hari.

Termasuk melakukan koordinasi dengan instansi lain dalam upaya mitigasi bencana.

"Terutama di musim penghujan, hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Bogor berpotensi dilanda banjir, longsor atau terkena angin puting beliung," kata Yani Hassan dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (11/11/2021).

Selain itu, BPBD juga memasang CCTV di beberapa lokasi yang dianggap rawan banjir dan dipantau 24 jam.

Yani mengaku bahwa pihaknya juga memasang tiang sensor di beberapa lokasi yang menjadi wilayah rawan longsor.

"Wilayah yang rawan tanah longsor yakni Kecamatan Sukajaya, Cigudeg dan sekitarnya," kata Yani.

Sensor tersebut dinilai mampu mendeteksi pergerakan tanah dan dipantau BPBD sebagai antisipasi.

“Jika tiang itu terus bergerak, nantinya akan ada informasi yang masuk ke kami untuk kami teruskan sebagai antisipasi dini potensi bencana," ungkapnya.

Meski begitu, masyarakat diminta tetap waspada karena masa puncak ancaman atau risiko bencana hidrometeorologi masih diperkirakan masih berlangsung.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved