Golkar Siap Pinang Ganjar Jika Tak Diusung PDIP, Begini Respon Anak Buah Megawati: Cuma Berisik Aja

Partai Golkar membuka peluang menduetkan Ketua Umum Airlangga Hartarto dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, di PIlpres 2024.

Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Ardhi Sanjaya
istimewa
Gubernur Ganjar Pranowo menerima penghargaan secara virtual sebagai daerah Pendukung Inklusi Keuangan Terbaik se Indonesia pada acara Peringatan Bulan Inklusi yang diselenggarakan oleh OJK, Kamis (5/11/2020) 

Sebagian Besar Bekas Pendukung Jokowi

Ketua Umum relawan yang mengatasnamakan Ganjar Pranowo Presiden (GPP) Achmad Syaiful mengatakan, dalam anggota organisasi yang mendukung Ganjar Pranowo maju sebagai calon presiden (Capres) 2024 itu tergabung dalam berbagai latar belakang dan tokoh.

Bahkan kata Syaiful, sebagian besar dari mereka merupakan mantan pendukung Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) kala kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kemarin melawan Prabowo Subianto.

"Terus terang memang sebagian besar (pendukung Jokowi), tapi gak semua," kata Syaiful kepada awak media usai deklarasi dukungan di Bantaran Sungai Ciliwung, Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (10/11/2021).

Hanya saja, Syaiful tidak membeberkan secara detail berapa jumlah persentase pendukung Jokowi di 2019 yang masuk dalam keanggotan GPP.

Dia hanya memastikan, kalau keseluruhan anggota GPP memiliki berbagai latar belakang, termasuk juga organisasi masyarakat yang mendukung Prabowo Subianto pada Pilpres sebelumnya itu.

"Sebagian juga ada yang memang tadinya tim pendukung Prabowo tapi yang pasti gak semuanya ada sebagaian-sebagian gitu," ucapnya.

Sebelumnya, Sekelompok masyarakat atau relawan mengatasnamakan Ganjar Pranowo Presiden (GPP) mendeklarasikan dukungan untuk Ganjar Pranowo maju dalam kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang, Rabu (10/11/2021).

Dalam deklarasi yang digelar di Bantaran Sungai Ciliwung, Kalibata, Jakarta Selatan ini, Ketua Umum GPP Achmad Syaiful mengatakan, dukungan ini dilakukan karena pihaknya melihat adanya kegelisahan dari masyarakat luas atas kondisi politik di Indonesia saat ini.

"Kami GPP adalah organ relawan yang terbentuk secara sukarela, mereka berbondong-bondong ingin bergabung menyatu karena didasari keinginan dan gelisahan yg sama melihat kondisi hiruk pikuk politik saat ini," kata Syaiful dalam deklarasinya.

Lebih lanjut, dirinya mengklaim, kalau Gubernur Jawa Tengah itu dinilai menjadi sosok yang layak untuk menggantikan kepemimpinan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di periode mendatang.

Karena kata dia, Ganjar merupakan pemimpin yang dekat dengan rakyat yang notabenenya memiliki rekam jejak sebagai pemimpin yang jelas.

"Bukan saja seorang yang dicintai rakyat karena rekam jejaknya yang jelas, tapi juga sosok calon pemimpin masa depan yang mampu tidak saja melanjutkan tongkat estafet yang sudah baik," bebernya.

Dengan slogan 'Dari Bantaran Sungai Menghantarkan Ganjar ke Istana', Syaiful menjelaskan bahwasanya anggota dan pengurus GPP ini memiliki beragam latar belakang yang berkumpul menjadi satu kelompok yang mendukung Ganjar.

Adapun berbagai unsur latar belakang itu disebutkan Syaiful yakni dari profesional, kaum cendikiawan, seniman/budayawan, tokoh Agama, aktivis, pelajar milenial, karang taruna, pedagang kecil, hingga buruh.

Setidaknya kata Syaiful dalam deklarasi dukungan ini ada sekitar 200 relawan yang sudah tergabung menjadi peserta dan panitia GPP.

"Kami organ GPP tergabung dalam satu wadah yang siap sedia mendorong dan mengawal proses figur Ganjar Pranowo maju sebagai Calon Presiden pada pilpres 2024 yang akan datang," imbuhnya.

Syaiful mengklaim, ke depannya akan ada 17 organisasi tingkat DPD Propinsi yang melakukan deklarasi lanjutan setelah DPP GPP di Kalibata.

(TribunnewsBogor.com/Tribunnews.com)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved