Breaking News:

IPB University

Pertama Kali di Indonesia, BEM IPB Gelar Kegiatan Diskusi Pendidikan di 57 Lokasi Sekaligus

BEM KM IPB University menggelar Diskusi Pendidikan di 57 lokasi pengabdian yang tersebar di 12 provinsi.

IPB University
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa (KM) IPB University menggelar Diskusi Pendidikan (Dispen) di 57 lokasi pengabdian yang tersebar di 12 provinsi di Indonesia 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- IPB mengajar, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa (KM) IPB University menggelar diskusi pendidikan (Dispen) di 57 lokasi pengabdian yang tersebar di 12 provinsi di Indonesia, akhir pekan lalu.

Dalam kegiatan ini, IPB mengajar mengusung tema “Tantangan Baru Pendidikan Indonesia Pasca Pandemi Covid-19”. 

Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi seluruh kalangan masyarakat seperti guru, mahasiswa, pelajar, orang tua dan pemerintah untuk saling berdiskusi membahas isu-isu pendidikan dan mencari solusi terbaik untuk kemajuan pendidikan Indonesia.

Ada tiga narasumber yang hadir dalam acara ini.

Yaitu Alberta Prabarini dari Sokola Institut, Aqila Sheila, seorang influencer dan Akram Mubarak selaku Pengajar Inspiratif X.

Kegiatan ini dihadiri oleh 126 peserta dari kalangan mahasiswa, pelajar dan guru.

Ada beberapa isu pendidikan yang dibahas, dari mulai bagaimana masyarakat yang tinggal di hutan mendapat akses pendidikan, kondisi anak-anak di pesisir dan bagaimana masalah-masalah pendidikan yang muncul pada saat pandemi Covid-19

“Dari diskusi ini dapat disimpulkan sebuah solusi. Yakni pendidikan bukan hanya tanggung jawab guru dan pemerintah. Pendidikan adalah tanggung jawab kita semua, orang tua, guru, murid, mahasiswa, pemerintah, masyarakat umum semua harus bergerak. Saling berkolaborasi memajukan pendidikan Indonesia,” ujar Akram. 

Menurutnya, perlu digarisbawahi juga bahwa permasalahan pendidikan di satu daerah dengan daerah lainnya pasti berbeda.

Oleh karena itu, untuk mengatasinya pun pasti membutuhkan perlakuan yang berbeda tidak bisa disamaratakan. 

“Tumbuh untuk menumbuhkan, kuat untuk menguatkan, dan berdaya untuk memberdayakan,” pungkas Akram. 

Dalam kegiatan ini IPB mengajar juga memberikan piagam penghargaan kepada Pengajar Inspiratif (PI) X yang telah mendedikasikan waktu dan tenaganya dalam kegiatan Edelweis 2021.

Ini adalah salah satu bentuk kontribusi nyata yang bisa dilakukan oleh seorang mahasiswa. 

Piagam penghargaan ini diharapkan dapat menjadi pengingat untuk terus berkarya dan mengabdi demi kemajuan pendidikan Indonesia. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved