Breaking News:

Sekda Syarifah Sofiah Sebut Pengangguran di Kota Bogor Meningkat

Dalam LPPD yang dipublis melalui website Bappeda Kota Bogor sebanyak sekitar 361 halaman tersebut secara umum melaporkan hasil kinerja dan evaluasi di

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Kantor Balaikota Bogor di Jalan Ir H Djuanda Kota Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pemerintah Kota Bogor sudah menerbitkan Lembar penyelenggaraan pemerintah daerah (LPPD) Kota Bogor tahun 2020 di priode kepemimpinan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dan Wakil Wali Kotw Bogor Dedie A Rachim.

Dalam LPPD yang dipublis melalui website Bappeda Kota Bogor sebanyak sekitar 361 halaman tersebut secara umum melaporkan hasil kinerja dan evaluasi dinas di tahun 2020.

Ada berbagai capaian yang sudah mencapai target dan ada juga yang masih belum mencapai target.

Dalam LPPD itu yang paling signifikan adalah laju pertumbuhan ekonomi, meningkatkannya kemiskinan, bertambahnya pengangguran dan rumah tidak layak huni yang belum mencapai target.

Kondisi itu disebut-sebut sebagai dampak dari pandemi Covid-19.

Sekda Kota Bogor, Syarifah Sofiah Dwikorawati mengatakan bahwa ketika itu banyak anggaran yang dialihkan kepada sektor kesehatan

"Persoalannya itu dimana ketika anggaran sudah mulai turun, kemudian konsentrasinya diarahkan ke kesehatan memang ada penurunan ekonomi, laju pertumbuhan ekonomi juga, pengangguran meningkat," katanya Sabtu (15/11/2021).

Meski demikian kata Syarifah di tahun 2021 ini fokus anggaran untuk tahun 2022 difokuskan kepada pemulihan ekonomi.

Salah satu langkah yang diambil untuk menumbuhkan geliat ekonomi adalah meminta agar dinas dinas mengadakan rapat di hotel-hotel yang ada di Kota Bogor tidak bole ada rapat di luar hotel di Kota Bogor.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved