Breaking News:

IPB University

Bahas Perikanan Berkelanjutan, FPIK IPB University Gelar EMBRIO

Dr Sonja menyebutkan bahwa parasit sangat memengaruhi kesehatan hewan yang dikonsumsi baik hewan laut maupun di darat.

istimewa Tribun Bogor
Kampus Institut Pertanian Bogor University 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM --  Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB University menyelenggarakan Enhancing Marine Biodiversity Research in Indonesia (EMBRIO) Talk series.

Kegiatan ini ditujukan untuk mendorong para ilmuwan, akademisi, dan peminat ilmu kelautan untuk lebih peduli tentang perikanan dan ilmu pengetahuan kelautan.

Turut hadir sebagai narasumber, Dr Sonja Kleinertz yang merupakan pengajar jangka Panjang Deutscher Akademischer Austausch Dienst (DAAD) dan adjunct professor di FPIK IPB University.

Sebelum mengajar akuakultur dan budidaya perikanan, Dr Sonja aktif dalam aktivitas publikasi di University of Rostock, Jerman.

Dalam kesempatan ini, Dr Sonja menyebutkan bahwa parasit sangat memengaruhi kesehatan hewan yang dikonsumsi baik hewan laut maupun di darat.

Di sisi lain, ekosistem tropis berada di bawah pengaruh aktivitas manusia yang tinggi, terutama dalam hal polusi dan degradasi lingkungan.

Hal ini menyebabkan manusia dan hewan di lautan saling memberikan pengaruh.

“Ekosistem pesisir dan sumber daya perikanan yang berkelanjutan sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan populasi manusia yang terus bertambah. Dengan demikian, kontrol kesehatan ikan dan pemantauan lingkungan sangat diperlukan untuk menjaga kualitas ikan (daging) dan kesehatan lingkungan,” ujar Dr Sonja.

Lebih lanjut, Dr Sonja memaparkan bahwa parasit dari hewan laut berpotensi memberi dampak negatif bagi manusia.

Tidak hanya itu, hewan laut yang terinfeksi parasit akan mengalami penurunan bobot tubuh, perlambatan kemampuan reproduksi, penurunan kemampuan renang, serta penurunan kesehatan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved