Breaking News:

Punya 199 Inovasi, Ade Yasin Beberkan Capaian Pemkab Bogor Selama Pandemi

Ade membeberkan, tingkat pengangguran terbuka Kabupaten Bogor turun 2,07 persen dari angka 14,29 persen tahun 2020 menjadi 12,22 persen tahun 2021.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Vivi Febrianti
ist/Pemkab Bogor
Bupati Bogor Ade Yasin beberkan 199 inovasi daerah yang dimiliki Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dihadapan tim penilai lomba Innovative Government Award (IGA) 2021, di Ruang Sidang RSU Gedung A Kemendagri, Jakarta, Selasa 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Bupati Bogor Ade Yasin beberkan inovasi-inovasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor di hadapan tim penilai lomba Innovative Government Award (IGA) 2021 di Jakarta, Selasa (23/11/2021).

"Sampai dengan tahun 2021 Kabupaten Bogor memiliki 199 inovasi. Diharapkan dapat menjawab tantangan di masa pandemi Covid-19," kata Ade Yasin dalam keterangannya.

Sebanyak 199 Inovasi ini, kata Ade, terdiri dari 128 inovasi kesesuaian Covid-19 dan 71 inovasi non Covid-19 yang diantaranya merupakan inovasi non digital sebesar 115 inovasi dan inovasi digital sebesar 84 inovasi.

Ade membeberkan, tingkat pengangguran terbuka Kabupaten Bogor turun 2,07 persen dari angka 14,29 persen tahun 2020 menjadi 12,22 persen tahun 2021.

Lalu Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 70,40 poin tahun 2020 naik menjadi 70.48 poin tahun 2021.

"Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) dari -1,77 persen tahun 2020 naik menjadi 3,48% tahun 2021 (kenaikan 5,25%). PDRB dari Rp 236,15 Triliun tahun 2020 naik menjadi Rp 245,22 Triliun tahun 2021(naik Rp 9.07 Triliun),” katanya.

Lainnya, Ade menyebut bahwa kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor rata-rata per bulan turun 1 persen, lalu proporsi rumah tangga berakses internet naik 8,92 persen.

Kemudian persentase penduduk di bawah garis kemiskinan triwulan III tahun 2021 naik tidak terlalu tinggi atau dapat ditekan kenaikannya dari 7,69 persen menjadi 7,99 persen.

"Daya beli masyarakat triwulan III tahun 2021 sedikit menurun atau dapat ditekan penurunannya dari Rp10,317 juta/kap/tahun menjadi Rp10,315 juta/kap/tahun," kata Ade.

Selain itu, di hadapan tim penilai IGA 2021 Ade juga membeberkan masing-masing inovasi unggulan di masa pandemi Covid-19 diantaranya seperti Pain Center, Leuwikarsa, Bogor Career Center, Samisade dan lain-lain.

Ade mengatakan dalam kompetisi inovasi tingkat nasional IGA 2021 dari Kemendagri ini, Kabupaten Bogor diharapkan bisa kembali menyabet predikat kabupaten terinovatif yang sebelumnya sudah diraih selama dua tahun berturut-turut.

“Kami berkomitmen untuk mendorong dan membangun budaya inovasi melalui kolaborasi dan kompetisi di berbagai sektor, salah satunya dengan kebijakan one institution, one innovation dan one village,” ungkapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved