Breaking News:

Wadahi Kreasi Siswa SMK, Leuweung Geledegan Ecolodge Gelar Kompetisi Tradisional Mocktails

Pantauan wartawan TribunnewsBogor.com terlihat antusias dan keseruannya dari peserta dalam membuat tradisional mocktails di Resto B Balekecrakan.

TribunnewsBogor.com/Reynaldi Andrian Pamungkas
Siswi SMK Citra Pariwisata sedang mempresentasikan tradisional mocktails pada Tradisional Mocktails Competition di Resto B Balekecrakan, Leuweung Geledegan Ecolodge, Tamansari, Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Reynaldi Andrian Pamungkas

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TAMANSARI - Tradisional Mocktails Competition tingkat SMK sederajat dilaksanakan di Resto B Balekecrakan, Leuweung Geledegan Ecolodge Hotel, Kampung Tamansari No, 17, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor.

Sebanyak delapan SMK dari Bogor yang mengikuti ajang kompetisi ini.

Pantauan wartawan TribunnewsBogor.com terlihat antusias dan keseruannya dari peserta dalam membuat tradisional mocktails di Resto B Balekecrakan.

General Manager Leuweung Geledegan Ecolodge, Jamaludin Rukmana mengatakan tujuannya untuk mengapresiasi anak-anak SMK yang sudah support operasional di Leuweung Geledegan Ecolodge.

"Selain itu kompetisi ini menjadi wadah untuk para siswa dalam mengaplikasikan kreasinya," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (23/11/2021).

SMK yang mengikuti kompetisi ini yaitu SMK Tunas Mandiri, SMK Bambu Pasundan, SMK Citra Pariwisata, SMK Baranangsiang, SMK Bojong Gede, SMK PGRI 2 Cibinong, SMK Golden, SMK Kesatuan dan SMK Sagamulya.

Sebanyak 23 peserta dari 8 sekolah yang mengikuti dengan peserta kelas X sampai kelas XII jurusan Pariwisata Food and Beverage.

Jamaludin menyampaikan dengan adanya kompetisi ini diharap mampu menjadi generasi di dunia perhotelan kedepannya.

"Kreasi yang dibuat oleh siswa siswi ini sudah terlihat tidak seperti pelajar, tapi sudah layaknya profesional," katanya.

Kompetisi tradisional mocktails tersebut merupakan rangkaian acara menyambut hari ulang tahun kedua dari Hotel yang bernuansa kemah ini.

Ia menjelaskan dengan pilihan tradisional mocktails karena sekarang pengunjung hotel banyak mencari suguhan yang berbau tradisional.

"Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini akan menjadi agenda Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) kedepannya," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved