Breaking News:

Mengenal Komunitas Vespa di Bogor, SQUAD Bagikan Tips Cara Merawat si Mesin Kanan

Jangan dipandang sebelah mata, motor Vespa yang identik dengan motor tua tidak sedikit peminatnya bahkan untuk semua kalangan dan usia.

Dokumentasi S.Q.U.A.D 
komunitas Scooter Quality Unity Attitude Different (S.Q.U.A.D) foto bersama saat singgah dalam perjalanan touring anniversary pertama menuju lombok 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Reynaldi Andrian Pamungkas

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR SELATAN - Jangan dipandang sebelah mata, motor Vespa yang identik dengan motor tua tidak sedikit peminatnya bahkan untuk semua kalangan dan usia.

Salah satunya komunitas Scooter Quality Unity Attitude Different (S.Q.U.A.D) yang berdiri sejak 10 Oktober 2016 silam.

Salah Satu Anggota S.Q.U.A.D Vespa chapter Bogor, Tegar Priodi (23) mengungkapkan komunitas ini sudah memiliki beberapa chapter pada kota-kota besar di Indonesia.

"Beberapa kota besar diantaranya di Bandung, Jakarta, Bogor, Medan, Jogjakarta, Tasikmalaya dan Garut dengan Kota Bandung sebagai induk dari S.Q.U.A.D Vespa ini," jelasnya kepada TribunnewsBogor.com, di depan The Jungle Waterpark Bogor, Bogor Nirwana Residence, Jalan Bogor Nirwana Boulevard, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Sebanyak 50 motor dan lebih dari 50 anggota aktif yang terhitung pada komunitas ini.

Komunitas ini memiliki anggota dengan Vespa yang tertua model VGLB tahun 1963 dan Excel tahun 2005 untuk termudanya.

Ia menambahkan Vespa yang baik selalu dicek seperti sentakan gas, rajin konsultasi bengkel. 

"Yang terpenting bila sudah kehujanan atau kena lumpur harus langsung dicuci karena bisa keropos," ujarnya pria pencinta mesin kanan ini.

S.Q.U.A.D Vespa chapter Bogor biasanya berkumpul setiap hari Sabtu malam di Jalan Jendral Sudirman, Taman Peranginan, Kelurahan Pabaton, Kecamatan Bogor tengah.

Kegiatan komunitas ini selain berkumpul dan touring juga mengumpulkan donasi untuk sumbangan bencana serta bagi yang membutuhkan.

Pria lulusan Bina Sarana Informatika (BSI) ini mengatakan ingin membangkitkan setiap chapter yang ada disetiap kota dengan cara touring dan berkomunikasi langsung.

"Vespa biasanya mudah keropos bila terkena lumpur atau kehujanan maka harus langsung dicuci dan dirawat, karena vespa muda dan yang tua perawatannya sama tetapi harga sperpat, untuk yang tua lebih mahal karena langka," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved