Breaking News:

Misteri Kawin Kontrak di Kawasan Puncak Bogor, Ini Penjelan Pokdarwis

Informasi yang didapat TribunnewsBogor.com, kawin kontrak ini melibatkan warga pribumi dan wisatawan asal Timur Tengah yang berkunjung ke kawasan Punc

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Ketua Forum Pokdarwis Kecamatan Cisarua M Teguh Mulyana (Bowie) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CISARUA – Issu Kawin kontrak yang terjadi dikawasan puncak Bogor masih menjadi misteri.

Informasi yang didapat TribunnewsBogor.com, kawin kontrak ini melibatkan warga pribumi dan wisatawan asal Timur Tengah yang berkunjung ke kawasan Puncak.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS)  Kecamatan Cisarua, M Teguh Mulyana menjelaskan terkait kabar adanya kawin kontrak di kawasan Puncak tersebut

“Kawin kontrak di Kawasan Puncak itu tidak ada. Itumah cuman istilah aja,” tegas pria yang akrab disapa Bowie kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (24/11/2021).

Lebih jelas ia mengatakan, istilah tersebut merupakan istilah yang dibesarkan oleh orang-orang.

Kendati demikian, Bowie sapaan akrabnya tidak mengelak bahwa memang kejadian yang kebanyakan orang sebut sebagai ‘Kawin Kontrak’ pernah terjadi.

“Mungkin yang disebut kawin kontrak menurut kebanyakan orang habis menikah itu ditinggalkan.Tapi, itu pernah kejadian memang. Tapi sudah lama juga. Kami juga tidak bisa membenarkan hal tersebut karena tidak ada catatan resminya,” tambah ia.

Adapun Bowie menambahkan, istilah kawin kontrak hampir mirip dengan istilah Nikah Sirih.

“Menurut beberapa temuan teman-teman di lapangan, nikah sirih hampir sama. Biasanya mereka menyewa penghulu tidak resmi untuk menikahkan warga lokal dengan warga asing. Setahu saya itu waktunya singkat," tambahnya.

Adapun mengenai hal tersebut, menurut Bowie masyarakat umum sudah mengetahui hal tersebut.

Untuk menyikapinya, semua masyarakat yang berada di lingkungan Kawasan Puncak sudah mempunyai kesadaran masing-masing.

“Semua lingkungan mulai dari tingkat RT sudah mempunyai kesadaran yang tinggi. Sehingga kawin kontrak ataupun istilahnya nikah sirih tidak akan pernah terjadi,” tandasnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved