Breaking News:

Kelewat Bucin, Pemuda Nekat Jual Perabotan Rumah Demi Kasih Hadiah ke Pacar, Kini Menyesal Dipenjara

Tak disangka, DRS ternyata mendapatkan uang untuk memberikan hadiah tersebut dari hasil menjual perabotan rumah ibunya.

Penulis: khairunnisa | Editor: Damanhuri
TRIBUNJOGJA.COM/ Santo Ari
Kelewat Bucin, Pemuda Nekat Jual Perabotan Rumah Demi Kasih Hadiah ke Pacar, Kini Menyesal Dipenjara 

"Harganya tidak sesuai, yang penting dia dapat uang. Uangnya itu digunakan untuk foya-foya bersama teman perempuannya," kata Ipda Heru Pracoyo seperti dikutip dari Kompas.com.

Baca juga: Misteri Mayat Gadis Dalam Karung Terungkap, Korban Dibekap dan Diperkosa di Gubuk Sepulang Pengajian

Sampai terakhir, pada Minggu (7/11/2021), DRS berniat menjual genting di rumah ibunya.

Genting rumah itu sudah diangkut ke truk untuk dijual.

Untungnya, warga setempat menghentikan tindakan DRS.

Warga lantas melaporkan kelakuan DRS ke ibunya.

Pariyem bahkan syok ketika pulang ke rumah mendapati rumahnya sudah kosong.

Pariyem marah hingga melaporkan DRS ke Polisi.

Kepada Polisi, Pariyem mengaku sudah berulangkali menasehati DRS.

Baca juga: Kabar Terbaru Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie dari Panti Rehabilitasi, Bakal Segera Jalani Persidangan

Namun upaya itu tak juga berhasil.

Maka dari itu, Pariyem berkukuh memenjarakan anaknya.

"Orang tuanya juga sudah bilang bahwa dirinya, Pak RT, tetangga, sudah sering menasehati, tapi tetap tidak bisa. Ibunya pun minta dilanjutkan (proses hukum)," imbuh Ipda Heru Pracoyo.

Rumah yang Perabotannya dijual anaknya di Kapanewon Pundong, Bantul(Dokumentasi Polsek Pundong)
Rumah yang Perabotannya dijual anaknya di Kapanewon Pundong, Bantul(Dokumentasi Polsek Pundong) (Dokumentasi Polsek Pundong)

Ipda Heru Pracoyo menerangkan pihaknya sudha mencoba untuk melakukan mediasi.

Namun Pariyem tetap menolak berdamai.

"Saat itu kita kasih waktu untuk mediasi, namun paginya tetap melaporkan. Dan kita dari polsek tetap melayani laporan tersebut," ujar Ipda Heru Pracoyo.

DRS pun kini mendekam di Mapolsek Pundong.

Ia dijerat dengan Pasal 367 KUHP tentang Pencurian dalam Keluarga, dengan ancaman penjara paling lama 5 tahun.

"Kita sangkakan Pasal 367 KUHP, terkait pencurian dalam keluarga, ancaman (penjara) 5 tahun lebih," kata Heru.

(Kompas.com, Tribun Jogja)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved