Breaking News:

Kota Bogor Terapkan Aturan Wajib Vaksin di Lokasi Wisata

Forum komunikasi pimpinan  daerah (Forkompinda) Kota Bogor akan menerapkan wajib vaksin ditempat tempat wisata.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Forkompimda Kota Bogor menjelaskan tentang aturan wajib vaksin di tempat wisata di Kota Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Forum komunikasi pimpinan  daerah (Forkompinda) Kota Bogor akan menerapkan wajib vaksin ditempat tempat wisata.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan pelaksanaan wajib vaksin di lokasi wisata akan dimulai akhir pekan ini

"Tanggal 27 ini, kami akan mulai memberlakukan kawasan wisata wajib vaksin dengan target daerah diseputaran SSA dan sekitarnya, Artinya baik Kebun Raya Bogor, pedestrian SSA, termasuk semua masyarakat yang memanfaatkan pada hari akhir pekan di seputar SSA," ujarnya Kamis (25/11/2021) saat pers rilis di Balaikota sore tadi.

Dalam pengawasan aturan itu akan ada 800 personel gabungan yang diturunkan dari TNI, Polri, Satpol PP, dan Dishub, untuk memastikan semua orang yang berkegiatan di SSA sudah vaksin.

"Akan ada sentra vaksin yang kami sediakan, di Mall BTM, di Bakorwil, dan di RS Siloam tiga sentra vaksin, ada delapan bus yang disiapkan untuk mengantar para pengunjung wisatawan untuk ke tempat vaksin terdekat, akan ada lima chek point yang kami berlakukan untuk para pejalan kaki yang berolah raga, termasuk pesepeda di SSA," katanya.

Sehingga kata Susatyo masyarakat yang beraktivitas olahraga dan nongkrong di seputar SSA makan akan diminta menujukan keterangan sudah divaksin.

"Tentunya kami sangat memperhatikan ekonomi mulai tumbuh disaat kita level 1, kami menjaga Kota Bogor yang sudah vaksin tinggi untuk dimaksimalkan kembali, sampai dengan mencapai 100 persen," ujarnya.

Hal yang sama disampaikan Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto mempersilahkan masyarakat jalan-jalan, berpergian di Kota Bogor.

"Tapi pastikan sudah divaksin, dan anda membawa bukti-bukti itu, bisa melalui aplikasi peduli lindungi, atau bukti fisik lain menunjukan sudah vaksin dua kali," ujarnya.

Namun jika belum vaksin akan disiapkan centra centra vaksin dilokasi lokasi yang sudah ditetapkan.

Dilokasi yang sama Dandim 0606/Kota Bogor Kol Inf Roby Bulan mengatakan Saat ini capaian vaksin di Kota Bogor sudah 88,7 persen, dan vaksin ke dua 75 persen.

"Untuk itu, agar maksimal kita tingkatkan untuk divaksin. Tentunya dengan metode yang sudah dijelaskan, namun, kita harus memperhatikan penegakan protokol kesehatan, kurang lebih 24 pusat perbelanjaan dan mall akan kota aktifkan pengawasan prokes," katanya.

Sementara itu Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto menyampaikan apresiasi dan suport serta dukungan penuh terhadap kebijakannyang dikeluarkan Forkompinda.

"Bahwa diakhir tahun kegiatan masyarakat masih tetap diperbolehkan namun, prokses tetap dijalankan dengan cara meningkatkan vaksinasi, termasuk vaksinasi on the spot, mudah-mudahan, kegiatan ekonomi masyarakat tetap berjalan, kami juga menyampaikan saran pelaksanaan prokes tetap berjalan, pelaksanaan prosedur tetap dari satgas dijalankan, mitigasi juga disiapkan, dan ke empat vaksinasi bisa terus ditingkatkan," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved