Sebut Moeldoko Tak akan Berhenti Sampai Keinginannya Tercapai, AHY: Bahkan Menghalalkan Segala Cara

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono bersyukur dan mengapresiasi kerja seluruh pihak, atas tak diterimanya gugatan Kubu Moeldoko.

Editor: Vivi Febrianti
Tangkapan Layar Youtube Partai Demokrat
Ketua umum Partai Demokrat AHY dalam konferensi persnya secara virtual di YouTube Partai Demokrat, Rabu (10/11/2021). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono bersyukur dan mengapresiasi kerja seluruh pihak, atas tak diterimanya gugatan Kubu Moeldoko oleh Pengadilan Tata Usaha Negara ( PTUN) Jakarta.

AHY menilai putusan PTUN Jakarta  tersebut merupakan tanda kemenangan rakyat.

Namun, AHY juga mengetahui Moeldoko tidak akan berhenti sampai keinginannya tercapai.

Baca juga: PTUN Tolak Gugatan Kubu Moeldoko, AHY Bersyukur: Kemenangan Rakyat Indonesia

"Saya pribadi sempat diberi peringatan oleh senior-senior saya di TNI; KSP Moeldoko tidak akan berhenti sampai keinginannya tercapai."

"KSP Moeldoko akan melakukan langkah apapun, bahkan menghalalkan segala cara," kata AHY dalam rekaman video di konferensi pers di DPP Partai Demokrat, Jakarta, Rabu (24/11/2021)

Kata AHY, upaya tersebut termasuk upaya membeli hukum.

Baca juga: Bertemu PSIS Semarang, Gustur Cahyo Putro Berharap Masuk Starting Line Up Persikabo 1973

"Tapi kami semua yakin, hukum akan tetap tegak, hukum tidak akan bisa dibeli, selama kita berjuang di atas kebenaran itu."

"Selama kebenaran yang diperjuangankan itu mendapatkan dukungan rakyat dan rida dari Tuhan Yang Maha Besar," tuturnya

Itulah yang menurut AHY tidak dimiliki oleh Moeldoko dan orang-orang yang berusaha menjerumuskannya ke dalam jurang kehancuran.

Baca juga: Permintaan Maaf Max Sopacua Sebelum Meninggal Dunia, Anak Berterima Kasih Pada SBY dan AHY

"Bukan hanya saya pribadi yang berusaha untuk memahami mengapa KSP Moeldoko yang juga sebenarnya adalah senior saya di TNI ini, mudah dijerumuskan oleh orang-orang yang mabuk kekuasaan."

"Tetapi banyak senior-seniornya juga yang mempertanyakan hal itu."

"Saya serahkan kepada KSP Moeldoko sendiri untuk menjawabnya."

"Bagi kami, keputusan hukum ini adalah wake-up call bagi para perusak demokrasi."

"Jangan ada lagi niat sedikit pun, bagi siapapun, bahkan meski mereka sedang berada di kursi kekuasaan, untuk mengambil alih kepemimpinan sebuah partai politik melalui upaya KLB illegal," papar AHY.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved