Breaking News:

Sosok Gatot Taroenamihardja, Jaksa Agung Pertama Indonesia yang Sederhana dan Jujur Perangi Korupsi

Berdasarkan catatan Kejaksaan Republik Indonesia, Gatot Taroenamihardja menjabat Jaksa Agung pada 12 Agustus 1945 sampai 22 Oktober 1945.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Makam Almarhum Gatot Taroenamihardja Jaksa Agung pertama Indonesia di Pusara Adhyaksa Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (25/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Gatot Taroenamihardja merupakan Jaksa Agung pertama Indonesia.

Beliau lahir pada 24 November 1901 di Sukabumi dan wafat pada 24 Desember 1971.

"Almarhum berdedikasi tinggi dari sisi integritas dan sebagai panutan bagi para adhyaksa-adhyaksa muda ke depan," kata Wakil Jaksa Agung RI Setia Untung Arimuladi di Pusara Adhyaksa, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (25/11/2021).

Gatot Taroenamihardja dikenal jujur dan berani dalam memerangi kasus korupsi.

Berdasarkan catatan Kejaksaan Republik Indonesia, Gatot Taroenamihardja menjabat Jaksa Agung pada 12 Agustus 1945 sampai 22 Oktober 1945.

Pada 1 April 1959, almarhum kembali menjabat Jaksa Agung RI untuk yang kedua kalinya sampai 22 September 1959.

Salah satu keluarga dari Almarhum Gatot, Pradana Gandasubrata mengaku bahwa sosok Jaksa Agung pertama ini banyak diceritakan oleh almarhum ayahnya, Purwoto Gandasubrata yang merupakan keponakan dari Gatot Taroenamihardja.

"Memang beliau pelopor pertama kali ya Jaksa Agung di jaman Soekarno. Saya denger cerita dari nenek dan ayah saya, orangnya lurus, jujur, berdedikasi, pekerja keras dan gak takut sama apapun. Jadi kalau menurut beliau benar, itu dijalankan," cerita Pradana Gandasubrata kepada wartawan.

Selain etos kerja yang selalu diingat, kata Pradana, sosok Gatot ini juga tak lepas dari kehidupannya yang sangat sederhana.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved