UMK Bogor 2022

UMK Bogor 2022 Tidak Naik, Buruh Kabupaten Bogor Bakal Turun Aksi Hari Ini

Untuk memperjuangkan nasibnya, buruh Kabupaten Bogor berencana melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Bogor di Cibinong pada Kamis (25/11/2021).

Editor: Tsaniyah Faidah
KOMPAS.com/NURWAHIDAH
Ilustrasi - UMK Bogor 2022 terancam tidak naik, buruh Kabupaten Bogor berencana melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Bogor di Cibinong hari ini untuk memperjuangkan nasibnya. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan bahwa Dewan Pengupahan Kabupaten Bogor yang terdiri dari serikat pekerja dan organisasi pengusaha sepakat jika UMK Bogor 2022 tidak mengalami kenaikan.

Menurut Dewan Pengupahan Kabupaten Bogor, perhitungan UMK tahun 2021 sudah lebih, yakni berkisar Rp 4,2 juta.

Angka itu dinilai sudah cukup tinggi di atas UMK Kota Bogor yang senilai Rp 4,1 juta.

“Yang jelas tak ada kenaikan untuk UMK di Kabupaten Bogor,” jelas Ade Yasin.

Kendati Ade Yasin sudah menegaskan tak ada kenaikan UMK, Pemkab Bogor belum menggelar rapat pleno membahas kenaikan UMK tahun 2022.

Rencananya, penetapan secara resmi akan diumumkan tanggal 25 November 2021, seperti tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 sebagai turunan dari UU Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020.

Baca juga: UMP Jabar Tahun Depan Naik, UMK Bogor 2022 Terancam Tidak Naik, Tetap Rp 4,2 Juta

Buruh Kabupaten Bogor berencana melakukan aksi unjuk rasa, Kamis (25/11/2021).

Aksi unjuk rasa ini dilakukan karena belum adanya kepastian soal kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2022.

Hendri, Sekretaris Dewan Pengurus Cabang Serikat Pekerja Nasional (DPC SPN) Kabupaten Bogor mengatakan rapat Dewan Pengupahan Kabupaten (DPK) pada Selasa (23/11/2021) kemarin menemui jalan buntu.

"Rapatnya deadlock. Baik serikat buruh maupun APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia) kukuh pada pendirian masing-masing," kata Hendri, Rabu (23/11/2021).

Dalam rapat ini, lanjutnya, buruh meminta kenaikan UMK Bogor 2022 sebesar 7,2 persen.

Sementara APINDO berpatopakan pada UU Omnibus Law Cipta Kerja No.11 Tahun 2020 dan Peraturan Pemerintah No.36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.

"Posisi pemerintah Kabupaten Bogor mengikuti regulasi dari pemerintah," jelasnya.

Baca juga: UMP Jabar Naik, Berapa UMK Bogor 2022? Cek Perkiraan Nominal di Kalkulator Kemnaker, Begini Caranya

Menurut dia, jika mengikuti regulasi maka tahun ini tidak ada kenaikan upah di Kabupaten Bogor karena UMK 2021 berada di atas batas atas upah sesuai rumus formula pengupahan.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved